
(Vibizmedia – Nasional) Perkembangan industri kerajinan dan industri kreatif di tanah air tumbuh secara menakjubkan, pemerintah meyakini bahwa keduanya memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian di Indonesia.
Saat ini, Indonesia memiliki banyak sekali pengrajin kecil dan besar yang dapat menghasilkan karya-karya berkualitas internasional, terang Presiden dalam pembukaan Internasional Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke-19 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (26/4).
Presiden jelaskan mulai dari bentuk kerajinan tangan, film, musik, aplikasi digital, modelnya banyak yang sangat unik karena dikerjakan oleh tangan dan kualitasnya sudah berada pada sebuah standar yang sangat baik, ungkapnya.
Dalam pembukaan Inacraft tersebut, dirinya berbagi pengalamannya saat menjadi pengrajin dan pengusaha beberapa tahun silam, Presiden memahami betul bahwa tantangan yang dihadapi para pengusaha adalah proses promosi dan pemasaran yang belum digarap dengan baik.
Masih sering produk-produk yang baik itu sulit diakses oleh pembeli. Bahkan, masih ada juga pembeli yang tidak tahu bahwa produk-produk kerajinan Indonesia, produk-produk kreatif yang dicarinya itu berada di Indonesia. Banyak yang belum tahu, jelas Presiden.
Untuk itu, dirinya mendorong agar para pengrajin dan pengusaha untuk terus berinovasi dalam menggencarkan promosi. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk menjangkau pembeli dari negara manapun, di manapun dan kapanpun.
Pentingnya para pengusaha untuk menjemput bola kepada pembeli, jangan justru menunggu pembeli datang menemukan pengusaha, tetapi dapat dikembangkan interaksi dengan pembeli jauh melalui internet seperti e-dagang, e-commerce, online store maupun menggunakan web, terang Presiden.
Inacraft sendiri telah menjadi ajang promosi bagi para pengrajin. Pameran yang sudah digelar selama 19 tahun tersebut memiliki kekuatan tersendiri di mana seluruh produk yang dipamerkan merupakan produk asli Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga berpesan agar para pengusaha terus memperhatikan kualitas produk kerajinannya guna meningkatkan penjualan, berdasarkan data yang dimiliki Presiden total ekspor untuk produk dari industri kerajinan dan industri kreatif mencapai Rp852 triliun.
Sejumlah kriteria disebutnya dalam kesempatan tersebut, di antaranya ialah produk harus sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembeli (on spec), harga jual harus sesuai dengan anggaran yang ada di masyarakat dan di pembeli (on budget), serta pengiriman produk juga harus tepat waktu (on time delivery).
Dengan dilakukannya ketiga hal ini, diyakini kenaikan pembelian produk-produk kerajinan dari negara Indonesia akan semakin naik, ditambah lagi dengan kemasan yang dibuat sebagus mungkin dan semenarik mungkin, terang Presiden.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela







