Pemerintah Indonesia Ikut Ambil Peranan Dalam Jalur Sutra Baru

0
1407
Presiden Joko Widodo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi The Belt and Road Forum for Internasional Cooperation di Beijing, Tiongkok. FOTO : BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Dari sebanyak 29 kepala negara atau pemerintahan dan pimpinan organisasi internasional di Konferensi Tingkat Tinggi The Belt and Road Forum for Internasional Cooperation (BRF), Senin (15/5), di Beijing, Tiongkok, Pemerintah Indonesia turut memanfaatkan jalur Sutra untuk pengembangan industri pengolahan,

Apa itu jalur sutra ? jalur sutra adalah jalur perdagangan melalui Asia yang menghubungkan antara Timur dan Barat dengan dihubungkan oleh pedagang, pengelana, biarawan, prajurit, nomaden dengan menggunakan karavan dan kapal laut.

Dalam forum sesi pertama yang membahas tentang sinergi kebijakan, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa peranan Indonesia saat Jalur Sutra pertama kali berkembang. Saat itu, Indonesia memang dikenal sebagai kepulauan kaya rempah.

Presiden sampaikan bahwa di abad-abad di mana Jalur Sutra pertama kali berkembang, Indonesia saat itu dikenal sebagai kepulauan rempah, the Spice Islands. Oleh karenanya, dalam visi infrastruktur One Belt One Road yang digagas oleh pemerintah Tiongkok, Presiden Joko Widodo ingin agar Indonesia kembali memainkan peranan penting dalam inisiatif yang juga disebut sebagai Jalur Sutra baru tersebut.

Indonesia dan Asia Tenggara harus kembali memainkan peranan yang penting dalam memasok bahan baku dan sumber daya alam yang kemudian diolah menjadi produk dan jasa, terang Presiden.

Oleh karena itu untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis perniagaan dan bisnis di sepanjang Jalur Sutra baru, Presiden mengajak para kepala negara untuk bekerja sama dengan Indonesia dan Asia Tenggara dalam mengolah dan mengembangkan bahan baku industri dan pangan yang dimiliki serta sumber daya energi yang kami miliki untuk mengembangkan bersama, dari ujung ke ujung, rantai produksi di sepanjang Jalur Sutra, jelas Presiden.

Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa Indonesia merupakan satu di antara tiga negara utama di dunia yang memasok bahan pangan seperti kakao, kopi, kelapa, minyak kelapa sawit, dan rempah-rempah.

Bersama beberapa negara di Asia Tenggara, Indonesia merupakan di antara top tiga di dunia pemasok bahan baku pangan seperti kakao, kopi, kelapa, minyak nabati, terutama minyak kelapa sawit. dan rempah-rempah seperti kayu manis, pala, dan banyak yang lain.

Sementara di bidang industri, Indonesia juga berada dalam tiga besar negara pemasok bahan baku industri seperti nikel, timah, tembaga, dan aluminium bauksit. Tak hanya itu, Indonesia juga diberkati dengan sumber daya energi yang berlimpah dan terjangkau.

Asia Tenggara, khususnya Indonesia, juga diberkati dengan sumber daya energi yang berlimpah dan murah. Tenaga hidro, tenaga geotermal, tenaga surya, dan tentunya tenaga batu bara, ungkapnya.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here