(Vibizmedia – Nasional) Agar dapat menjadi daerah pemukiman yang lebih manusiawi, layak huni dan tertata baik lingkungannya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan penataan kumuh pesisir dan pembangunan rumah khusus untuk nelayan.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penataan kawasan permukiman nelayan dan tepi air di 11 lokasi yang akan menjadi contoh pembenahan kawasan pesisir pada periode 2016-2018.
Dari jumlah tersebut, 8 lokasi diantaranya sudah terkontrak pelaksanaan pekerjaannya. Tiga diantaranya bahkan sudah dimulai pekerjaan fisiknya sejak 2016 seperti Kampung Beting (Kota Pontianak), Kampung Tegalsari (Kota Tegal) dan Kampung Sumber Jaya (Kota Bengkulu) dengan menggunakan kontrak tahun jamak dan ditargetkan selesai pada tahun yang sama.
Sedangkan lima kawasan lainnya seperti Kampung Kuin (Kota Banjarmasin), Kampung Karangsong (Kota Indramayu), Kampung Tambak Lorok (Kota Semarang), Kampung Untia (Kota Makassar), dan Kawasan Hamadi (Kota Jayapura) akan dimulai pengerjaannya tahun 2017 ini.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penataan kawasan di Kampung Sumber Jaya, di Provinsi Bengkulu yang memiliki kawasan kumuh mencapai 47,42 hektar, dengan luas deliniasi mencapai 11,8 hektar. Kampung ini sebelumnya memiliki kondisi aksesibilitas atau jalan lingkungan tanpa drainase, serta turap yang rentan rusak dan belum permanen.
Melalui penataan kawasan tersebut menjadi tertata rapi dan menjadi oase bagi masyarakat Kota Bengkulu untuk berkumpul, bersosialisasi bahkan menjadi ruang seni terbuka. Penataan Kampung Sumber Jaya telah dilakukan sejak tahun 2016 dengan melakukan pekerjaan fisik meliputi, peningkatan jalan akses, saluran U-ditch, paving, dan tutup U-ditch.
Selain itu, pekerjaan lain yang dilakukan adalah pekerjaan gertak, ruang terbuka hijau (RTH), revitalisasi masjid serta open space dengan dana mencapai Rp 9,32 miliar dan masa pekerjaan sejak 26 Juli 2016 hingga 23 Desember 2016.
Untuk akses air minum dan sanitasi di kawasan permukiman nelayan tersebut, penataan kawasan di Provinsi Bengkulu akan dibangun rumah susun sebanyak 97 unit, rumah swadaya sebanyak 2.000 unit dan rumah khusus nelayan sebanyak 21 unit yang juga menjadi bagian penataan kawasan pesisir oleh Kementerian PUPR.
Rumah khusus tersebut dibangun di Desa Tanggo Raso, Kecamatan Pinoraya, Kabupaten Bengkulu Selatan telah dibangun pada 2017 secara padat karya dengan melibatkan masyarakat.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









