(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencanangkan program strategi untuk memberikan pelayanan 100% air bersih kepada seluruh masyarakat.
Direktorat Jenderal Cipta Karya memiliki program yang dikenal 100-0-100 yaitu target 100% akses air minum, 0% kawasan permukiman kumuh dan 100% akses sanitasi layak pada periode 2015-2019.
Untuk itulah diperlukan strategi untuk memberikan pelayanan 100% air bersih kepada seluruh masyarakat. Salah satu cara yang disiapkan oleh Kementerian PUPR adalah melalui Sistem Pengelolan Air Minum (SPAM) Regional yang melayani beberapa kabupaten/kota.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan tidak semua daerah bisa dibangun SPAM, tetapi dapat dilakukan secara regional. SPAM Regional Kartamantul yang melayani Yogyakarta, Sleman dan Bantul dengan sumber air baku berasal dari Sungai Progo.
Perlu diketahui, SPAM Regional Kartamantul mulai dibangun pada 2014 dengan target selesai pada 2019 dan terbagi menjadi dua tahap. Tahap I Fase I berlangsung selama dua tahun yaitu, 2014-2015 dengan dana yang digunakan sebesar Rp 153,3 miliar. Tahap I Fase II berlangsung selama dua tahun yaitu 2017-2018 dengan dana Rp 80 miliar. Sementara pada Tahap II yang juga berlangsung selama dua tahun, 2018-2019, dana yang dibutuhkan mencapai Rp 184 miliar.
Kapasitas air SPAM Kartamantul saat beroperasi nanti diperkirakan akan mencapai 700 liter/detik dengan penerima manfaat 70.000 sambungan rumah atau 350.000 jiwa, mencakup wilayah pelayananan Kabupaten Sleman yang terdiri dari lima kecamatan, Kota Yogyakarta yang meliputi seluruh kecamatan di Kota Yogayakrta dan Kabupaten Bantul yang terdiri dari tiga kecamatan.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









