(Vibizmedia-Nasional) Indonesia memiliki curah hujan cukup tinggi terutama saat musim hujan, namun hal tersebut tidak menjamin ketersediaan air untuk irigasi serta merta terpenuhi.
Ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam bidang pertanian, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Dalam pertemuan dengan para petani di Lapangan Dusun Pelayangan, Desa Pujodadi, Kecamatan Pardasuk, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Sabtu (24/11), Presiden ungkapkan masalah di pertanian kita ini apa sih? Yang paling utama adalah air. Bukan hanya di Lampung saja, juga di NTB, NTT, dan provinsi yang lain. Kenapa air? Padahal kita musim hujan sering sekali hujan banyak, tapi waduk kita ini kurang, terang Presiden.
Sampai dengan tahun 2014 waduk dan bendungan yang dimiliki baru 231 di seluruh Indonesia.
Sementara di Tiongkok terdapat 11.000 waduk dan Bendungan, India memiliki 1.500 waduk, Amerika Serikat memiliki 6.100 waduk dan Jepang memiliki kurang lebih 3.000 waduk dan bendungan.
Oleh sebab itu, inilah pekerjaan besar kita bagaimana menyediakan air untuk para petani, menyediakan irigasi ke sawah-sawah kita. Tanpa itu lupakan yang namanya ketahanan pangan. Kita harus sadar itu waduk kita kurang, bendungan kita kurang, tegasnya.
Di Provinsi Lampung sendiri, Presiden menyebutkan baru proses pembangunan 2 waduk. Ia mengakui, banyak daerah juga meminta dibuatkan waduk karena infrastruktur untuk tampungan air ini masih kurang. Jika waduk sudah cukup, hal berikutnya yang harus dipikirkan adalah irigasinya, apakah itu irigasi primer, sekunder atau tersier.
Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela









