Pelemahan Ekspor-Impor China Menekan Pasar Global

0
916

(Vibizmedia – Economy & Business) Hari ini sentimen perlambatan ekspor dan impor China menekan pasar global. Peran China sebagai negara dengan ekonomi terbesar dunia dapat mempengaruhi pasar global melalui perkembangan ekonominya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, ekspor Tiongkok Desember secara keseluruhan di luar dugaan merosot 4,4 persen dari tahun sebelumnya, penurunan bulanan terbesar dalam dua tahun, data bea cukai menunjukkan pada hari Senin (14/01). Impor juga secara tak terduga mengalami kontraksi pada Desember, turun 7,6 persen, menandai penurunan terbesar sejak Juli 2016.

Perlambatan ekspor dan impor China memunculkan kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok, yang menimbulkan kekuatiran lebih lagi permintaan dari China.

Bursa Saham di Asia berakhir lebih rendah setelah data pemerintah China menunjukkan bahwa ekspor dan impor Desember turun secara tak terduga, memperdalam kekhawatiran perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia karena perang perdagangan Beijing dengan AS tampaknya mengambil korban. Indeks utama di Korea Selatan, Cina, Hong Kong dan Singapura jatuh Senin sore.

Pasar Eropa bergerak turun setelah kontraksi yang mengejutkan dalam ekspor China meningkatkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global. Indeks Stoxx 600 Eropa turun sekitar 0,6 persen, dengan hampir semua sektor dan bursa utama di wilayah negatif.

Sementara itu harga minyak mentah merosot setelah data menunjukkan melemahnya impor dan ekspor di China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, meningkatkan prospek perlambatan permintaan bahan bakar.

Sedangkan Dolar Australia dan Dolar Selandia Baru jatuh pada hari Senin di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi China yang didorong oleh kontraksi ekspor China.

Sebaliknya kekuatiran perlambatan ekonomi memicu peningkatan permintaan aset safe haven, termasuk emas. Harga emas naik pada karena pasar saham tergelincir setelah data perdagangan China yang lemah menyalakan kembali kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here