IMF Nilai Perlambatan Ekonomi China Masih Wajar dan Terkendali

0
761

(Vibizmedia – Economy & Business) Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Christine Lagarde, mengatakan kepada sebuah panel di Davos bahwa pelambatan ekonomi China saat ini adalah wajar, tetapi memperingatkan itu bisa menimbulkan risiko besar jika tren penurunan terus terjadi.

Berbicara di Forum Ekonomi Dunia (WEF), Lagarde mengatakan sekalipun pertumbuhan China yang melambat telah menjadi perhatian, tampaknya akan terkendali.

“Jika perlambatan terlalu tajam, itu akan menjadi masalah nyata baik di dalam negeri dan mungkin pada basis yang lebih sistemik,” tambah Lagarde seperti yang dilansir CNBC.

Juga berbicara di panel adalah Hugo Shong, ketua pendiri IDG Capital. Perusahaannya adalah perusahaan investasi global pertama yang memasuki China pada 1990-an dan investor awal Baidu, Tencent dan Xiaomi. Shong mengatakan dia saat ini tidak memiliki kekhawatiran nyata atas pendinginan ekonomi China.

Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi turun perkiraan untuk pertumbuhan global pada hari Senin, memperingatkan bahwa ekspansi terlihat dalam beberapa tahun terakhir kehilangan momentum. Ini terjadi setelah penurunan peringkat awal pada bulan Oktober, di mana ia memotong perkiraannya di belakang kenaikan tarif perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

Pada hari Senin, China menyatakan pertumbuhan ekonomi resminya berada pada 6,6 persen pada 2018 – laju paling lambat sejak 1990. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan PDB setahun penuh akan datang pada kecepatan itu, yang turun dari revisi 6,8 persen pada 2017. Pertumbuhan PDB kuartal keempat adalah 6,4 persen, sesuai perkiraan.

Pertempuran perdagangan yang telah berlangsung lama dengan AS telah memperkuat kekhawatiran bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia itu bisa melambat lebih dari yang diperkirakan sebelumnya.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here