Data Penting AS Mengecewakan, Buat Dolar AS Terpukul

0
681

(Vibiznews – Forex) – Ditengah  perdagangan forex sesi Amerika hari Kamis (14/02), dolar  AS bergerak bearish dan turun dari puncak tertinggi dalam 9 pekan yang dicapai pada awal sesi Eropa hari ini. Puncak tinggi yang dicapai dolar AS menerima sentimen dari anjloknya rivalnya di Eropa pasca rilis data ekonomi penting yang mengecewakan.

Dolar AS terpukul keras oleh rentetan data ekonomi penting yang dirilis kurang mengesankan, pasalnya pertama kali ditekan oleh buruknya rilis data retail sales dan core retail sales, data PPI dan core PPI dan data klaim pengangguran mingguan.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya kini berada pada posisi  97,05 atau turun sekitar 0,08% dari perdagangan sebelumnya. Namun indeks di sesi asia sempat turun ke posisi terendah di 96.95 dan di sesi Eropa naik ke posisi tertinggi di 97.28  setelah awal sesi Asia dibuka pada posisi 97.18.

Terhadap rival-rivalnya, dolar melemah terhadap euro hingga turun 0,33 persen di posisi 1.1301, terhadap yen Jepang anjlok 0,39 persen ke posisi 110.56, terhadap aussie anjlok 0,28 persen ke 0.7103. Namun terhadap poundsterling, dolar menguat 0,43 persen ke posisi 1.2787.

Berikut beberapa data ekonomi makro AS yang mengecewakan dolar AS seperti data klaim pengangguran dalam sepekan yang berakhir 9 Februari meningkat  sebesar 4000 menjadi 239K yang lebih besar dari  ekspektasi pasar 225K setelah pekan sebelumnya  235 K. Data yang lebih tinggi akan menekan dolar AS.

Kemudian indeks harga produsen untuk permintaan akhir di AS atau PPI  turun 0,1 persen pada Januari 2019, lebih kecil dari ekspektasi pasar kenaikan 0,1 persen dan sama  seperti pada bulan sebelumnya. Penurunan data akan menekan posisi dolar AS.

Demikian pada laporan terakhir yaitu data perdagangan ritel AS yang turun sebesar 1,2% secara bulanan  di bulan Desember, lebih rendah dari harapan kenaikan 0,2 persen setelah data periode sebelumnya bertumbuh 0,1% di bulan November. Selain itu di Q4-2018, perdagangan ritel naik 0,4% dan sepanjang tahun penuh 2018, penjualan ritel meningkat 5%.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here