Dolar AS Dikalahkan Yen Jepang Karena Lemahnya Saham Amerika

0
891

(Vibizmedia – Forex) – Mengawali perdagangan di pasar forex  hari Kamis (28/03), posisi dolar AS alami profit taking pasar setelah perdagangan sesi Amerika yang berakhir beberapa saat lalu menguat di posisi tertinggi 2 pekan. Selain itu perdagangan semalam juga dolar dikalahkan yen Jepang oleh sentimen perdagangan menghindari aset resiko dan beralih ke kurs safe haven.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama sedang turun sekitar  0,2 persen menjadi 96,74, setelah akhir perdagangan sebelumnya ditutup pada posisi 96,93. Perdagangan semalam juga indeks sempat mencapai posisi 96,98 yang merupakan posisi tertinggi 2 pekan.

Kuatnya yen Jepang pada perdagangan semalam melawan dolar AS dibandingkan rival-rival utama lainnya mendapat tenaga dari sentimen perdagangan yang menjual banyak saham-saham di bursa Wall Street sehingga ketiga indeksnya ditutup melemah cukup signifikan.

 

Ambruknya perdagangan saham Wall Street semalam mendapat tekanan dari anjloknya kembali yield obligasi AS ke level terendah dalam lebih dari setahun karena kekhawatiran atas kemungkinan perlambatan ekonomi yang bertahan. Imbal hasil obligasi yang terpantau turun dari posisi 2,52% ke posisi 2,39%, merupakan posisi yield terendah sejak Desember tahun 2017.

Di saat dolar AS menguat terhadap rival-rival utama lainnya oleh dukungan rilis data neraca perdagangan yang positif karena penurunan impor yang cukup besar, direspon negatif bagi pasar obligasi dan juga bursa saham karena penurunan impor bukanlah suatu perbaikan kondisi ekonomi yang ada.

Untuk pergerakan hari ini selanjutnya posisi dolar AS sangat suram, pasalnya pada sesi Amerika nanti akan dirilis data final PDB Q4-2018 yang diperkirakan lebih rendah dari periode kuartal sebelumnya. Selain itu juga ada data klaim pengangguran yang akan menunjukkan data negatif bagi dolar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal, indeks dolar akan sebentar bergerak naik menuju posisi resistennya di posisi 97.02 – 97.35.  Namun jika tidak tembus akan turun menuju posisi support di 96.70 – 96.30.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting 
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here