Banyak Saham-saham Bursa Asia Merugi Karena Perang AS-China

0
830

(Vibizmedia – Index) – Bursa saham Asia berakhir lebih rendah pada perdagangan hari Rabu (12/06) di tengah ketidakpastian yang masih ada seputar gesekan perdagangan AS-Cina setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia memegang kesepakatan perdagangan dengan China dan tidak memiliki minat untuk bergerak maju kecuali Beijing menyetujui empat atau lima  poin utama yang tidak dia sebutkan.

Saham China jatuh setelah rilis data inflasi pabrik yang lemah dan di tengah kekhawatiran atas eskalasi perang perdagangan Sino-AS. Indeks Shanghai Composite berakhir turun 16,34 poin atau 0,56 persen pada 2.909,38.  Indeks Hang Seng bursa Hong Kong turun sebanyak 1,73 persen menjadi 27.308,46 karena ribuan orang melanjutkan protes terhadap RUU ekstradisi China yang kontroversial.

Bursa saham Jepang menurun oleh posisi yen sedikit naik terhadap dolar karena investor cemas tentang hubungan AS-China yang memburuk. Investor mengabaikan data yang menunjukkan kenaikan tak terduga dalam pesanan mesin inti Jepang pada bulan April.

Indeks  Nikkei turun 74,56 poin atau 0,35 persen menjadi 21.129,72, saham SoftBank Group turun 2,4 persen setelah sekelompok pemerintah negara bagian AS mengajukan gugatan untuk memblokir usulan merger T-Mobile US dan Sprint. Saham raksasa game Nintendo anjlok 3,5 persen setelah menunda rilis perangkat lunak game populer.

Bursa saham Seoul mengakhiri  kenaikan beruntun empat hari di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung di sekitar pembicaraan perdagangan AS-China. Indeks Kospi  turun 3,06 poin atau 0,14 persen menjadi 2.108,75.

Dikawasan Pasifik sempat terjadi pergerakan untung di bursa saham Australia, penutupan pasar  menyerah dengan indeks ASX200 turun 0,04 persen.  Namun saham-saham tambang utama alami lonjakan seperti saham  BHP, Rio Tinto dan Fortescue Metals Group naik 2-6 persen karena harga tembaga mencapai level tertinggi dalam dua minggu di tengah berita bahwa pemerintah daerah di China akan memiliki lebih banyak ruang untuk belanja infrastruktur, dalam upaya menopang perlambatan ekonomi.

Bursa saham Selandia Baru juga menguat dengan indeks acuan  NZX 50 ditutup naik 65,99 poin atau 0,65 persen pada 10.205,14. Ditopang oleh saham pembuat produk susu a2 Milk Company naik 1,2 persen, menambah kenaikan 3,2 persen di sesi sebelumnya.

Untuk perdagangan saham di bursa efek Jakarta  menunjukkan penurunan  indeks, dengan IHSG turun 0,26 persen ke posisi 6276,17. Pelemahan indeks ditekan oleh anjloknya saham -saham unggulan seperti sektor tambang dan aneka industri.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here