HPN 2022, Jokowi Pesankan Media Bukan Sekedar Views dan Viral

0
434
Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2022. FOTO: BPMI

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo menegaskan selama pandemi Covid-19, industri pers nasional yang mengalami tekanan luar biasa berat, juga ditambah adanya disrupsi digital dan kehadiran platform raksasa asing. Menurutnya, tantangan yang dihadapi pers di tengah derasnya arus informasi akibat perkembangan teknologi adalah masifnya penyebaran informasi sesat hingga konten yang hanya mengejar viral.

Hal itu, baginya, membuat persaingan media menjadi berubah, mulai dari konten adu domba hingga menyebabkan perpecahan.

“Perubahan drastis lanskap persaingan media melahirkan berbagai persoalan yang pelik yang tadi juga sudah disampaikan Bapak Ketua PWI. Munculnya sumber-sumber informasi alternatif, tumbuh suburnya tren informasi yang semata mengejar jumlah klik atau views, membanjirinya konten-konten yang hanya mengejar viral, masifnya informasi yang menyesatkan bahkan adu domba, sehingga menimbulkan kebingungan dan bahkan perpecahan,” terang Jokowi dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2022 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Rabu, 9 Februari 2022.

Ia pun berpesan, agar media arus utama segera bertransformasi. Media diminta lebih inovatif dalam mengisi kanal dan menyampaikan berita.

“Pers Indonesia harus mampu memperbaiki kelemahan sambil melanjutkan agenda-agenda besar bangsa, menguatkan pijakan untuk melompat lebih tinggi dan mampu berselancar di tengah-tengah perubahan. Mempercepat transformasi digital untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik berkualitas, lebih cepat dan tetap akurat dan tidak terjebak pada sikap pragmatis yang menggerus integritas kita,” tegas Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here