Pembangunan Berkelanjutan Menjadi Fokus Utama Perencanaan Nasional

0
319
Foto: Bappenas

(Vibizmedia – Jakarta) Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti, menyampaikan bahwa pembangunan berkelanjutan telah menjadi inti dalam perencanaan pembangunan nasional. Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah menjadikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) sebagai panduan utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang sejahtera, adil, dan berkelanjutan. Teni juga mengungkapkan bahwa keberhasilan Indonesia dalam mencapai 60 persen target TPB/SDGs—tertinggi di antara negara berpendapatan menengah ke atas—merupakan bukti nyata dari komitmen tersebut.

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (20/1/2025), Teni menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pencapaian TPB/SDGs di Indonesia. Sebelumnya, pada seminar SDGs Lecture Series pertama tahun 2025 bertajuk “Indonesia’s Path in Global Challenges: Shaping a Sustainable World” di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (17/1/2025), disampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi pendekatan utama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Pada acara tersebut, Presiden United In Diversity, Tantowi Yahya, menekankan pentingnya kemitraan lintas sektor untuk menjembatani kesenjangan dan menyatukan berbagai pihak demi masa depan yang lebih baik. Ia menyoroti peran pembelajaran, inovasi sosial, dan keterlibatan ekosistem dalam mendorong kepemimpinan dan kreativitas untuk mengatasi tantangan zaman.

Presiden Prof. Jeffrey Sachs turut memberikan pandangan global mengenai perlunya perencanaan terpadu dalam menghadapi tantangan pembangunan. Ia menyebutkan bahwa Kementerian PPN/Bappenas telah memimpin dengan visi transformasional yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan geopolitik dalam perencanaan. Menurutnya, Indonesia dapat menjadi contoh dunia dalam pencapaian TPB/SDGs melalui inisiatif jangka panjang, termasuk transisi menuju ekonomi rendah karbon dengan peta jalan yang terencana dan terperinci.

Melalui SDGs Lecture Series 2025, Kementerian PPN/Bappenas mempertegas komitmen Indonesia sebagai pelopor pembangunan berkelanjutan di tingkat global. Acara ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik terbaik, tetapi juga mendorong terciptanya solusi inovatif dengan melibatkan kolaborasi multipihak. Kepala Sekretariat Nasional SDGs Indonesia, Pungkas Bahjuri Ali, menambahkan bahwa penyelarasan prioritas nasional dengan program Asta-Cita Presiden Prabowo dan TPB/SDGs memastikan bahwa upaya pembangunan nasional dan global dapat saling memperkuat. Ia menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam memajukan tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional dan global.