Sukses Beroperasi Saat Nataru 2024/2025, Hutama Karya Bersiap Resmikan Tiga Ruas Tol Trans Sumatera

0
330
Gerbang tol Pangkalan Brandan (Foto: Hutama Karya)

(Vibizmedia – Selama 100 hari kerja Presiden Prabowo dan Gibran, PT Hutama Karya (Persero) berhasil memfungsikan sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 89,1 km untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Ruas yang difungsikan meliputi Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 23,9 km, Tol Binjai–Langsa Seksi 3 Tanjung Pura–Pangkalan Brandan sepanjang 19,1 km, sebagian Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 2 Kuala Tanjung–Indrapura sepanjang 10,1 km, dan Tol Pekanbaru–Padang Seksi 1 Padang–Sicincin sepanjang 36 km.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa pengoperasian ruas tersebut selama periode strategis seperti Natal dan Tahun Baru mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas dan efisiensi transportasi. Ia menambahkan bahwa penyelesaian pembangunan masing-masing ruas akan terus diupayakan agar tuntas pada awal 2025.

Selama periode fungsional, trafik pengguna JTTS di ruas-ruas tersebut mencapai 115.583 kendaraan atau sekitar 5,25% dari total 2,2 juta kendaraan yang melintas. Antusiasme terbesar terlihat di Padang, karena Tol Padang–Sicincin menjadi jalur tol pertama di wilayah tersebut.

Hutama Karya juga berencana mengakselerasi pembangunan JTTS tahap kedua dengan target tambahan 92,1 km pada tahun 2025. Ruas yang menjadi fokus antara lain Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (Seksi Palembang–Betung), Tol Betung (Simpang Sekayu)–Tempino–Jambi, dan Tol Rengat–Pekanbaru (Seksi Rengat–Junction Pekanbaru). Selain itu, perusahaan menargetkan penyelesaian pembangunan rest area dan akses menuju Lubuk Alung.

Sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur pendukung, Hutama Karya tengah mempersiapkan fasilitas modern di rest area dan peningkatan aksesibilitas. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) di sekitar kawasan tol.

Adjib menegaskan bahwa kehadiran JTTS menjadi tonggak penting untuk mempercepat konektivitas, meningkatkan efisiensi logistik, dan membuka peluang ekonomi baru. Dengan target yang terus dikejar, pembangunan JTTS diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan kawasan strategis di Sumatra sekaligus harapan baru bagi perekonomian nasional.