Bio Farma Salurkan Vaksin Tetanus untuk Personil TNI dan Basarnas dalam Misi Kemanusiaan ke Myanmar

0
392

(Vibizmedia – Jakarta) Bio Farma telah menyalurkan 200 dosis vaksin tetanus kepada personil TNI dan Basarnas sebagai bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu korban bencana gempa di Myanmar. Vaksin tersebut diberikan melalui Kementerian Kesehatan pada 31 Maret 2025, sebagai wujud kepedulian Bio Farma terhadap kesehatan global.

Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki, menyampaikan bahwa vaksin tetanus-difteri disediakan untuk melindungi para personil yang akan bertugas di wilayah terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa perlindungan kesehatan bagi para relawan sangat penting, sehingga pemberian vaksin ini diharapkan dapat menjaga keselamatan mereka selama menjalankan tugas kemanusiaan.

Dalam pernyataan resminya, para Menteri Luar Negeri ASEAN mengapresiasi dukungan dari berbagai negara sahabat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta pemangku kepentingan lainnya dalam penanggulangan bencana di Myanmar dan Thailand. ASEAN menegaskan komitmennya dalam menyalurkan bantuan secara tepat waktu dan efektif melalui ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance (AHA Centre).

Gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar dan Thailand pada 28 Maret 2025 mengakibatkan lebih dari 1.700 korban jiwa, 3.400 orang luka-luka, serta lebih dari 300 orang masih dinyatakan hilang. Bio Farma terus berkomitmen dalam mendukung misi kemanusiaan dengan memberikan bantuan vaksin, yang sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan kontribusi Indonesia di tingkat global.

Vaksin tetanus-difteri (Td) sendiri berperan dalam memberikan perlindungan terhadap tetanus dan difteri, dengan efektivitas tinggi dalam mencegah kedua penyakit tersebut. Pemberian vaksin ini dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga kekebalan tubuh, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa, dalam jangka panjang.