Food Truck Bakso Hadir Pertama di Australia

0
157
Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono dan Assistant Minister for Foreign Affairs and Trade Australia Matt Thistlethwaite MP hadir meresmikan food truck bernama Kangen Indo (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Nasional) Implementasi kemitraan ekonomi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) telah berjalan selama 5 tahun. Peringatan kemitraan ke 5 ditandai dengan dibukanya food truck bakso Indonesia pertama di New South Wales, Australia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Siswo Pramono dan Assistant Minister for Foreign Affairs and Trade Australia Matt Thistlethwaite MP hadir meresmikan food truck bernama Kangen Indo yang berlokasi di The Artistry “Creative, Innovation & Culture Hub” di Mascot, New South Wales, Australia.

Dubes Siswo Pramono, melalui keterangan tertulis, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen mendukung ekspansi produk usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) ke pasar internasional, memperkuat hubungan people-to-people, dan promosi budaya Indonesia di Australia.

Sementara itu, Matt Thistlethwaite menyampaikan dukungan pemerintah Australia terhadap kolaborasi ekonomi dan budaya, serta memfasilitasi iklim usaha yang kondusif di Australia.

Pembukaan food truck tersebut diinisiasi oleh Atase Perdagangan KBRI Canberra, Agung Haris Setiawan, sebagai bagian dari strategi memperluas akses produk UKM Indonesia di pasar internasional, khususnya Australia.

Penetrasi pasar kuliner Indonesia melalui food truck dipilih karena menawarkan proses yang lebih cepat dan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan pembukaan restoran konvensional. Wilayah Mascot dipilih sebagai lokasi pembukaan food truck Kangen Indonesia di Mascot karena kawasan ini menjadi rumah bagi ribuan warga keturunan Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM untuk menembus pasar global, serta menjadi bukti bahwa diaspora memiliki peran strategis dalam pengembangan ekspor dan menjadi mitra produk Indonesia, termasuk UMKM.

The Artistry, di bawah kepemimpinan CEO Yudi Loefti, dikenal tidak hanya menjadi tempat kuliner, tetapi juga wadah menampilkan kreativitas anak bangsa.

Berbagai pertunjukan musik Indonesia secara berkala digelar di tempat tersebut, mendorong ekspor jasa kreatif dan memperkuat citra positif Indonesia di Australia.

Sedangkan BESPOKE, sebagai perusahaan induk dari The Artistry, telah lama berperan aktif dalam mempromosikan budaya dan produk Indonesia di Australia melalui berbagai event dan inisiatif kreatif.

Pengalaman BESPOKE menggelar acara-acara besar seperti Street Food Live bersama Vivid Sydney, serta Indonesia by the Harbour dan Indonesia by the Beach, membuktikan komitmen jangka panjang mereka dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Australia dan memperkuat hubungan kedua negara melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif.

Melalui IA-CEPA pada 5 Juli 2020, nilai perdagangan bilateral Indonesia-Australia terus meningkat. Ekspor Indonesia ke Australia naik 55 persen pada periode 2023 ke 2024.