Jasa Marga Bukukan Pertumbuhan Laba 7,1% pada Semester Pertama 2025

0
269

(Vibizmedia – Jakarta) PT Jasa Marga (Persero) Tbk membukukan kinerja positif sepanjang Semester I 2025 di tengah dinamika eksternal. Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan usaha di luar konstruksi dan EBITDA sebesar 4,1%, serta laba inti Rp1,9 triliun atau naik 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menegaskan, perseroan tetap memegang posisi sebagai pemimpin pasar industri jalan tol. Hingga kini, Jasa Marga Group mengoperasikan jalan tol sepanjang 1.294 km, setara 42% dari total jalan tol beroperasi di Indonesia, dengan konsesi mencapai 1.736 km.

Rivan menjelaskan, kinerja keuangan pada paruh pertama 2025 turut didukung penurunan biaya keuangan konsolidasi sebesar 20,4% (YoY) berkat aksi korporasi Equity Financing PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) pada Kuartal IV 2024. “Hal ini menunjukkan komitmen perseroan dalam mengendalikan beban usaha serta fokus pada efisiensi dan efektivitas operasional,” ujarnya dalam Public Expose Live 2025 di Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/9).

Saat ini, Jasa Marga memprioritaskan pengerjaan lima proyek strategis: Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan, Akses Patimban, Yogyakarta–Bawen, Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo, dan Probolinggo–Banyuwangi. Pada 6 Agustus 2025, perseroan telah mengoperasikan segmen Klaten–Prambanan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo sepanjang 7,85 km.

Melalui anak usaha PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), perseroan memperkuat posisi di bidang pengelolaan dan preservasi jalan tol. Hingga Semester I 2025, JMTO mengelola 1.481 km dan JMTM 1.160 km, termasuk jalan tol non-Jasa Marga.

Di lini bisnis prospektif, PT Jasamarga Related Business (JMRB) tengah menuntaskan pembangunan Travoy Hub tahap 2 dan 3 dengan progres 98,3% yang ditargetkan selesai akhir tahun ini.

Jasa Marga juga berkomitmen pada pelayanan publik dengan mengembangkan Intelligent Transport System (ITS) terintegrasi melalui super-app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID), yang terkoneksi dengan lebih dari 3.000 CCTV, smart camera, dan Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC). Hasilnya, Indeks Kepuasan Pelanggan 2024 mencapai 5,04 dari skala 6 (kategori “puas”), sementara JMTC meraih peringkat 1 dengan predikat “Exceptional” pada CCSEI 2024 untuk call center layanan publik.

Di bidang pengelolaan SDM, Jasa Marga mencatat pencapaian di atas target KPI, termasuk perwakilan perempuan dalam Nominated Talent 47,3% dan keterlibatan generasi milenial 78,9%. Tahun ini, perseroan juga kembali membuka rekrutmen melalui Rekrutmen Bersama BUMN 2025 dengan jalur khusus penyandang disabilitas.

Sebagai pengembang jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga konsisten memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program sertifikasi Green Toll Road, penyediaan SPKLU, pengolahan sampah terpadu, penanaman pohon, pemanfaatan energi baru terbarukan, pembinaan UMK, hingga layanan kesehatan gratis dan modernisasi pertanian di sekitar wilayah operasi.

Rivan menegaskan, seluruh capaian ini mencerminkan komitmen Jasa Marga menjaga keseimbangan kapasitas dan kesehatan finansial, sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis.