Presiden Prabowo Tugaskan BPI Danantara Bangun Prototipe Listrik Pedesaan Tenaga Surya

0
432
Pembangkit Listrik Tenga Surya
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). FOTO: PLN

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Prabowo Subianto memberikan mandat khusus kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk menghadirkan solusi listrik pedesaan berbasis tenaga surya. Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di kediaman Presiden, Hambalang, Jawa Barat, Kamis, 18 September 2025.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut Prabowo menargetkan prototipe listrik pedesaan dapat direalisasikan dalam waktu singkat.

“Presiden memerintahkan Danantara untuk membuat prototipe listrik pedesaan berbasis tenaga surya. Prototipe ini akan dibangun di sejumlah daerah dan ditarget dapat berjalan dalam waktu 3–5 bulan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Jumat (19/9/2025).

Selain pembahasan listrik desa, rapat terbatas juga menyoroti upaya pemerintah mempercepat pengembangan energi berbasis etanol. Pemerintah menyiapkan mekanisme impor etanol serta peningkatan produksi tetes tebu atau molase untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

“Sementara di sektor energi, pembahasan difokuskan pada mekanisme impor etanol dan produksi tetes tebu atau molase serta penyediaan listrik pedesaan dengan tenaga sel surya,” jelas Teddy.

Agenda pembangunan infrastruktur besar juga masuk dalam pembahasan, termasuk rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall (GSW) di Pantura Jawa. Proyek ini dinilai krusial karena akan berdampak langsung pada sekitar 50 juta masyarakat di kawasan pesisir utara Jawa.

“Isu lain yang dibahas adalah mengenai rencana dan pendanaan pembangunan giant sea wall yang akan berdampak pada sekitar 50 juta masyarakat di sekitar pantai utara (Pantura) Jawa,” jelas Teddy.