IHSG Dibuka Melesat 0,77% ke 8.763,34, Pasar Asia-Pacific Kompak Menguat

0
529
Vibizmedia Photo

 

(Vibizmedia – Investasi & Uang) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melesat pada awal perdagangan Kamis (11/12/2025). Pukul 09.00 WIB, IHSG menguat 65,81 poin atau 0,77% ke 8.763,34.

Berdasarkan pengamatan terdapat 315 saham naik, 118 saham turun dan 196 saham stagnan. Sembilan indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan dua indeks sektoral tergelincir ke zona merah.

Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor infrastruktur yang naik 3,73%. Lalu sektor energi naik 0,97% dan sektor barang baku yang naik 0,88%.

Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor transportas yang turun 0,53% dan sektor teknologi yang turun 0,07%. Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 2,43 miliar saham dengan total nilai Rp 1,44 triliun.

Tiga emiten yang mengalami top gainers adalah PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) naik 4,31%. Diikuti oleh PT Bumi Resources (BUMI) yang naik 3,07% dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 2,14%.

Pasar keuangan hari ini akan menghadapi sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri. Sentimen terbesar akan datang dari keputusan The Fed yang memangkas suku bunga sebesar 25 bps.

The Fed akhirnya memenuhi harapan dunia dengan memangkas suku bunganya sebesar 25 bps ke level 3,50-3,75%. Bank sentral AS tersebut memberi sinyal bahwa kemungkinan besar mereka telah selesai memangkas suku bunga untuk saat ini. Pemangkasan ini menjadi kabar baik bagi Indonesia.

Dengan pemangkasan bunga maka aliran dana asing diharapkan segera mengalir deras ke Indonesia sehingga rupiah dan IHSG bisa menguat.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik kompak dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (11/12/2025), menyusul penurunan suku bunga ketiga Federal Reserve tahun ini.

Indeks Nikkei 225 Jepang memulai hari dengan kenaikan tipis, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,36%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,51%, dan indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik 0,64%.

Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.602, angka ini lebih tinggi dari penutupan terakhir di 25.540,78. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,79% pada perdagangan awal.

Di sektor komoditas, harga perak naik ke rekor tertinggi baru sebesar $62 per ons, menurut data Refinitiv.

Selain keputusan suku bunga pada hari Rabu, The Fed juga mengumumkan akan melanjutkan pembelian obligasi pemerintah senilai US$40 miliar. Dimulai hari Jumat. Akibatnya, imbal hasil obligasi pemerintah jangka pendek turun.

Semalam di AS, Dow Jones Industrial Average melonjak pada hari Rabu, naik 1,1% setelah keputusan The Fed. Sementara S&P 500 naik 0,7% dan Nasdaq Composite naik 0,3%.

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting