Bonus Atlet SEA Games, Prabowo Tekankan Nilai Penghargaan

0
81
: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat memberikan penghargaan kepada para atlet yang telah meraih prestasi pada ajang SEA Games ke-33 di Thailand tahun 2025, dalam acara yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). BPMI Setpres.

(Vibizmedia – Jakarta) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan dan bonus yang diberikan negara kepada atlet berprestasi bukan merupakan bentuk pembayaran jasa, melainkan amanah yang harus dijaga sebagai bekal masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menyerahkan penghargaan kepada para atlet peraih prestasi pada ajang SEA Games ke-33 Thailand 2025, dalam acara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Presiden menekankan bahwa pemberian bonus uang dimaksudkan sebagai tabungan jangka panjang bagi para atlet, bukan sekadar upah atas kemenangan. “Penghargaan berupa uang itu justru untuk menjadi tabunganmu di masa-masa yang akan datang. Ini adalah penghargaan, bukan pembayaran,” ujar Presiden Prabowo.

Ia mengapresiasi pencapaian atlet Indonesia yang dinilai merupakan hasil dari pengorbanan besar, mulai dari waktu, tenaga, kenyamanan hidup, hingga disiplin yang ditempa sejak usia muda. Presiden juga menyoroti pentingnya ketangguhan mental sebagai syarat utama bagi atlet yang berlaga di tingkat internasional.

“Menjadi atlet itu membutuhkan mental yang khusus. Dan menjadi atlet yang terpilih di kancah internasional, mentalnya lebih khusus lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyinggung kisah seorang atlet cabang berkuda nomor eventing yang tetap bertanding meski mengalami cedera serius menjelang pertandingan. Presiden menilai keteguhan tersebut sebagai teladan semangat juang yang luar biasa. Ia juga mengapresiasi Panglima TNI yang memberikan kenaikan pangkat kepada atlet tersebut sekaligus menyekolahkannya menjadi perwira.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Panglima TNI yang langsung menyekolahkan atlet tersebut menjadi perwira,” kata Presiden.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa pemerintah memastikan penyaluran bonus dilakukan secara transparan dan langsung kepada atlet serta pelatih. Selain itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga memberikan pelatihan literasi keuangan kepada para penerima bonus.

“Kami memberikan literasi keuangan kepada hampir 400 atlet dan pelatih selama 1,5 jam. Ini sesuai arahan Bapak Presiden bahwa bonus ini adalah amanah yang harus dijaga,” ujar Erick.

Presiden Prabowo juga mengingatkan para atlet agar menggunakan bonus secara bijak dan tidak menghamburkannya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Ia mendorong para atlet menabung demi masa depan dan membantu keluarga.

“Kalian masih muda. Jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak positif. Tabung untuk orang tua dan untuk masa depanmu,” pesannya.

Sebagai informasi, pemerintah menetapkan besaran bonus SEA Games ke-33 sebagai berikut: atlet perorangan peraih emas menerima Rp1 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157,5 juta. Atlet ganda menerima bonus emas Rp800 juta, perak Rp252 juta, dan perunggu Rp126 juta. Untuk atlet beregu, bonus emas sebesar Rp500 juta, perak Rp220,5 juta, dan perunggu Rp110,25 juta.

Sementara itu, pelatih atlet perorangan dan ganda menerima bonus emas Rp300 juta, perak Rp126 juta, dan perunggu Rp63 juta. Adapun pelatih beregu memperoleh bonus emas Rp400 juta, perak Rp189 juta, dan perunggu Rp94,5 juta.