BMKG Imbau Kewaspadaan Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Diprakirakan Melanda Jawa dan NTB

0
460
Foto: Ilustrasi BMKG/Istimewa

(Vibizmedia – Nasional) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprakirakan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Senin, 12 Januari 2026. Wilayah yang berpotensi terdampak paling signifikan antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Nusa Tenggara Barat (NTB).

Prakirawan BMKG, Medayu, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer regional hingga global yang saat ini aktif di sekitar Indonesia. Salah satunya adalah keberadaan daerah tekanan rendah di perairan Timur Australia yang bergerak menuju Teluk Carpentaria.

“Sistem ini membentuk area konvergensi dan konfluensi, serta memicu peningkatan kecepatan angin atau Low Level Jet yang membentang dari Jawa hingga Maluku bagian Tenggara,” ujar Medayu dalam tayangan prakiraan cuaca BMKG.

Selain itu, BMKG juga memantau potensi terbentuknya sirkulasi siklonik di wilayah barat Aceh dan Samudra Pasifik Utara Papua. Kondisi tersebut menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Aceh, Laut Natuna Utara, hingga perairan Pasifik Utara Papua Nugini.

Daerah konfluensi lainnya juga diprakirakan muncul di perairan barat Bengkulu hingga selatan Banten, Pulau Jawa, Laut Jawa, Laut Flores, serta Laut Banda. Situasi ini dinilai dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

“Dengan adanya kombinasi dinamika atmosfer ini, potensi cuaca signifikan perlu diwaspadai, khususnya hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Jawa dan NTB,” tambah Medayu.

BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah lain yang ditandai warna kuning pada peta peringatan dini cuaca.

Di Indonesia bagian barat, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Palembang dan Yogyakarta. Hujan sedang diprakirakan turun di Bandung, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di Pekanbaru, Bengkulu, Bandar Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, serta beberapa wilayah Kalimantan.

Kondisi berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Banjarmasin, dan Pontianak. Sementara itu, potensi udara kabur diprakirakan terjadi di Padang.

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kupang. Hujan ringan diprakirakan turun di Denpasar, Mataram, sebagian besar Sulawesi, Ternate, dan Papua. Adapun kondisi berawan tebal diperkirakan terjadi di Palu, Ambon, dan Jayapura.

BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terkini serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.