Rig EMR-01 Elnusa Sukses Terapkan Casing While Drilling Terdalam Nasional

0
110
Rig EMR-01 Elnusa berhasil menerapkan teknologi Casing While Drilling terdalam di Indonesia.

(VibizmedPT Elnusa Tbk (Elnusa), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi selaku Subholding Upstream Pertamina, kembali menegaskan perannya sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi nasional. Hal tersebut dibuktikan melalui keberhasilan Rig EMR-01 dalam menerapkan teknologi Casing While Drilling (CWD) terdalam di Indonesia.

Teknologi CWD diaplikasikan pada pengeboran Sumur Samberah (SEM)-195 di Wilayah Kerja Sanga Sanga, Kalimantan Timur, hingga kedalaman 3.000 kaki. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan teknologi pengeboran nasional yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan.

Sumur SEM-195 memiliki total kedalaman 8.211 kaki measured depth (MD) dengan desain dua tahap pengeboran. Dalam proyek tersebut, Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) melakukan sejumlah optimalisasi, antara lain pengurangan tahapan pengeboran serta penerapan teknologi CWD sejak tahap awal.

Rig EMR-01 milik Elnusa berperan krusial dalam mendukung seluruh rangkaian pekerjaan, mulai dari spud in hingga pemasangan wellhead. Seluruh proses berjalan aman dan optimal berkat sistem rig yang terintegrasi secara menyeluruh.

Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan semangat Elnusa dalam Rediscovering Technology & Innovation Edge.
“Capaian ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi dan kolaborasi yang solid menjadi kunci untuk menjawab tantangan industri migas, sekaligus menjaga keberlanjutan produksi dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Keunggulan Rig EMR-01 terletak pada sistem terkomputerisasi dan integrasi teknologi canggih seperti auto drill, Top Drive System, drawworks, serta Casing Drive System (CDS). Integrasi tersebut memungkinkan proses pengeboran dan connection casing berlangsung lebih cepat, presisi, dan stabil dibandingkan metode konvensional, sekaligus meningkatkan kontrol parameter pengeboran secara menyeluruh.

Dari sisi kinerja, penerapan teknologi CWD menggunakan Rig EMR-01 menghasilkan efisiensi signifikan dengan penghematan waktu pengeboran sekitar 97 jam. Risiko operasional seperti gas dangkal dan kehilangan sirkulasi berhasil ditekan, sehingga proyek ini mencatatkan zero Non-Productive Time (NPT) serta jam kerja aman tanpa kecelakaan, mencerminkan keandalan teknologi dan disiplin penerapan HSSE di lapangan.

Keberhasilan tersebut juga ditopang oleh kompetensi dan koordinasi tim dalam menghadapi tantangan teknis, mulai dari proses *pick-up casing* hingga pengeboran dengan casing yang membutuhkan sinkronisasi ketat antara kru rig, engineer, dan driller. Seluruh tantangan dapat diatasi melalui komunikasi intensif, pengendalian parameter pengeboran yang optimal, serta perbaikan prosedur kerja yang meningkatkan keselamatan dan efisiensi.

“Kolaborasi erat antara Elnusa dan PHSS Region 3 menjadi faktor kunci keberhasilan proyek ini. Seluruh sistem utama Rig EMR-01—mulai dari circulating, hoisting, rotating, power, hingga blowout preventer system—beroperasi dengan kinerja terbaik, sehingga penyelesaian section pertama dapat dilakukan lebih cepat dari target perencanaan,” tambah Andri.

Sepanjang 2025, Rig EMR-01 juga telah menyelesaikan enam dari sembilan sumur CWD secara aman, membuktikan kapabilitas teknis serta konsistensi kepatuhan HSSE.

Sebagai rig berbasis elektrik, Rig EMR-01 turut memberikan nilai tambah dari aspek lingkungan melalui emisi dan tingkat kebisingan yang lebih rendah serta efisiensi energi yang lebih baik. Sejalan dengan prinsip ESG, Rig EMR-01 meraih penghargaan Best of The Best Rig 2024 di WK PHSS Zona-9.

Pencapaian ini menegaskan kesiapan Elnusa dalam mendukung target peningkatan produksi migas nasional hingga 1,59 juta BOEPD pada 2026 melalui keunggulan teknologi dan inovasi berkelanjutan.