Bernyanyi dan Bermain, Cara TNI Bangkitkan Keceriaan Siswa Pascabanjir

0
79
Upaya pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang tidak hanya menitikberatkan pada perbaikan sarana fisik, tetapi juga menyasar pemulihan kondisi psikologis anak-anak terdampak. Pendekatan humanis tersebut dilakukan prajurit Yonif 115/Macan Leuser dengan mendampingi siswa SD Negeri 06 Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang. (Foto: Istimewa)

(Vibizmedia – Nasional) Upaya pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang tidak hanya diarahkan pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga pada pemulihan psikologis anak-anak terdampak. Pendekatan humanis ini dilakukan prajurit Yonif 115/Macan Leuser saat mendampingi siswa SD Negeri 06 Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (14/1/2026).

Sebelum melakukan pembersihan lingkungan sekolah, prajurit Satgas Penanggulangan Bencana Yonif 115/Macan Leuser terlebih dahulu membaur dengan para siswa. Mereka mengajak anak-anak bernyanyi, bermain, serta meneriakkan yel-yel penyemangat di ruang kelas. Aktivitas sederhana tersebut menjadi langkah awal untuk memulihkan rasa aman sekaligus mengurangi trauma pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Suasana sekolah yang sebelumnya terasa sepi dan penuh kewaspadaan perlahan berubah menjadi hangat dan ceria. Tawa anak-anak kembali terdengar, menandai tumbuhnya semangat belajar yang sempat terhenti akibat bencana. Kehadiran prajurit TNI tidak hanya membantu pemulihan fisik, tetapi juga memberikan ketenangan psikologis bagi siswa dan tenaga pendidik.

Usai kegiatan pendampingan psikososial, prajurit melanjutkan pembersihan lumpur sisa banjir di ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman.

Kepala SD Negeri 06 Kota Lintang, Marfuah, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian prajurit Yonif 115/Macan Leuser. Menurutnya, kehadiran TNI memberikan dampak nyata, tidak hanya terhadap kebersihan sekolah, tetapi juga kondisi mental dan emosional anak-anak. “Anak-anak yang sebelumnya masih takut dan cemas kini sudah bisa tersenyum dan tertawa. Kehadiran bapak-bapak TNI memberi semangat baru bagi siswa dan guru untuk kembali beraktivitas,” ujarnya.

Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain mempercepat pemulihan sarana pendidikan, kegiatan tersebut juga memperkuat ketahanan psikososial anak-anak sebagai generasi penerus.

Dengan pendekatan kemanusiaan yang berkelanjutan, Satgas Penanggulangan Bencana Yonif 115/Macan Leuser berkomitmen mendampingi masyarakat Aceh Tamiang hingga kondisi benar-benar pulih. Kehadiran TNI diharapkan mampu menumbuhkan kembali rasa aman, optimisme, dan harapan bagi warga terdampak.