Brantas Abipraya–Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Sumatera Barat

0
87
Brantas Abipraya dan Kementerian PU bersinergi mempercepat rekonstruksi infrastruktur pascabanjir di 10 wilayah Sumatera Barat. (Foto: Brantas Abipraya)

(Vibizmedia – Nasional) PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menunjukkan komitmen nyata dalam mempercepat pemulihan wilayah Sumatera Barat pascabanjir. Sinergi ini diwujudkan melalui rangkaian penanganan mulai dari tahap tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur terdampak bencana.

Komitmen tersebut direalisasikan melalui pelaksanaan kegiatan rekonstruksi infrastruktur di 10 wilayah terdampak di Provinsi Sumatera Barat. Brantas Abipraya bersama Kementerian PU terlibat aktif dalam pemulihan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat, serta Kota Bukittinggi, Payakumbuh, Pariaman, dan Padang.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU, BUMN Karya termasuk Brantas Abipraya, TNI, Polri, serta pemerintah daerah terus bergandengan tangan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak agar dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat mungkin. Percepatan ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan optimal.

Direktur Operasi I Brantas Abipraya, Muhammad Toha Fauzi, menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung penuh program pemulihan di Sumatera Barat. Menurutnya, sinergi ini bertujuan memastikan bantuan yang diberikan, khususnya pada sektor rekonstruksi prasarana, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan daerah terdampak.

Sebagai BUMN konstruksi berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional, Brantas Abipraya menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif mendukung langkah Kementerian PU dalam percepatan penanganan pascabencana. Kolaborasi ini difokuskan pada pemulihan infrastruktur vital, meliputi fasilitas kesehatan, pendidikan, peribadatan, perekonomian, serta infrastruktur sosial lainnya agar layanan publik dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Seluruh proses penanganan dilaksanakan secara cepat, terukur, dan mengedepankan aspek keselamatan melalui koordinasi intensif dengan Kementerian PU dan para pemangku kepentingan terkait. Kehadiran Brantas Abipraya di lokasi bencana menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah dalam memastikan konektivitas dan aktivitas masyarakat kembali pulih dengan aman dan lancar.

Bupati Agam, Benni Warlis, mengapresiasi komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pemulihan daerahnya. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian PU, dan BUMN konstruksi merupakan kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Upaya pemulihan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan pulihnya fungsi infrastruktur, diharapkan roda perekonomian daerah kembali bergerak dan aktivitas masyarakat segera normal.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya pemulihan pascabencana. Sinergi dengan Kementerian PU menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan kembali infrastruktur di Kabupaten Agam dan wilayah terdampak lainnya berjalan optimal dan berkelanjutan,” tutup Muhammad Toha Fauzi.