Menembus Pasar Global, Pertamina Drilling Menangi Tender Layanan H2S Petronas

0
127
Pertamina Drilling menembus pasar offshore global usai memenangkan tender layanan H2S Petronas, menandai ekspansi non-captive pertamanya. (Foto: .Pertamina Drilling)

(Vibizmedia – Jakarta) PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) terus memperluas ekspansi bisnis di sektor hulu migas dengan menjalin kerja sama strategis bersama Petronas dalam penyediaan layanan dan penyewaan peralatan Hydrogen Sulfide (H2S Equipment Rental & Services).

Kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi Pertamina Drilling karena menandai langkah perdana perusahaan memasuki pasar offshore sekaligus penetrasi pertama ke pasar non-captive di lingkungan Petronas. Dalam kemitraan tersebut, Pertamina Drilling berhasil memenangkan tender umum penyediaan layanan H2S yang diselenggarakan Petronas.

Proyek perdana kerja sama ini dilaksanakan pada sumur Barokah-01 milik Petronas Carigali Indonesia (PC Ketapang II Ltd, PC North Madura II Ltd, dan Petronas North Ketapang SDN. BHD) yang merupakan bagian dari proyek offshore.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Pertamina Drilling, Jufrihadi, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan pengakuan internasional atas kapabilitas perusahaan, khususnya dalam aspek keselamatan, kualitas layanan, dan standar operasional.

“Keberhasilan memenangkan tender H2S Equipment Rental & Services di Petronas merupakan pencapaian strategis bagi Pertamina Drilling. Hal ini membuktikan bahwa kapabilitas dan standar HSSE kami mampu bersaing di pasar global, terutama untuk proyek offshore dengan tingkat risiko tinggi,” ujar Jufrihadi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1).

Ia menambahkan, layanan H2S memiliki peran krusial dalam menjaga keselamatan operasi migas, khususnya di wilayah dengan potensi paparan gas beracun. Oleh karena itu, selain kesiapan teknis, Pertamina Drilling juga menaruh perhatian besar pada penguatan kompetensi sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip zero accident, perusahaan turut menyelenggarakan pelatihan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) bagi tim rescue, khususnya Marine Crew yang terlibat langsung dalam kegiatan offshore. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di lapangan.

Kerja sama dengan Petronas dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas portofolio bisnis jasa penunjang migas sekaligus memperkokoh eksistensi Pertamina Drilling di pasar offshore internasional. Ke depan, perusahaan membidik peluang kolaborasi serupa dengan operator migas global lainnya.

Ekspansi ini sejalan dengan upaya mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui peningkatan daya saing perusahaan jasa migas nasional di tingkat global. Berbekal pengalaman, teknologi, serta penerapan standar HSSE yang ketat, Pertamina Drilling optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi industri hulu migas, baik di dalam maupun luar negeri.