Prabowo Siapkan 10 Universitas Baru Fokus Kedokteran dan Sains, Gandeng Inggris

0
73

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak perguruan tinggi unggulan Inggris untuk berkolaborasi dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable yang berlangsung di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026).

Dalam keterangan kepada media usai acara, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Inggris memiliki rekam jejak kerja sama yang kuat dengan perguruan tinggi di Indonesia, baik melalui kemitraan akademik maupun pendirian kampus di sejumlah daerah.
“Mereka telah bekerja sama dengan Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan berbagai universitas lainnya. Bahkan sudah memiliki kampus di Indonesia, seperti di Singosari dan Bandung, khususnya di bidang digital dan teknologi yang sangat kita perlukan,” ujarnya.

Presiden menegaskan, kerja sama tersebut perlu dipercepat guna mengejar ketertinggalan Indonesia dalam kualitas pendidikan tinggi.
“Kita ingin mempercepat langkah. Kita harus mengejar ketertinggalan dan memiliki tingkat pendidikan yang setara dengan yang terbaik di dunia,” katanya.

Dalam pengantar pertemuan, Presiden Prabowo juga menyoroti tantangan besar Indonesia terkait keterbatasan tenaga medis, terutama dokter dan dokter gigi. Ia menyebut Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara jumlah lulusan dokter setiap tahun masih relatif kecil.
“Kita hanya menghasilkan sekitar 9.000 dokter per tahun. Artinya, butuh waktu sangat lama, sementara di sisi lain banyak dokter yang memasuki masa pensiun. Ini persoalan yang harus ditangani secara strategis,” jelasnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah merencanakan pembangunan 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Universitas-universitas tersebut akan dirancang dengan standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.“Saya ingin menerapkan standar Inggris, yaitu standar pendidikan tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris,” tegas Presiden.

Presiden menambahkan, mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik dan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah. Sebelum perkuliahan dimulai, mereka akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif. Pemerintah juga membuka peluang kerja sama