BMKG Peringatkan Dampak Bibit Siklon 91S, Hujan Lebat hingga Ekstrem Berpotensi Terjadi

0
55
Sumber : BMKG

(Vibizmedia – Jakarta) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait keberadaan bibit Siklon Tropis 91S yang terdeteksi di Samudra Hindia selatan Sumbawa. Sistem ini berpotensi memicu hujan lebat hingga ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (23/1/2026).

Prakirawan BMKG Alya Sausan, Kamis (22/1/2026), menjelaskan bahwa bibit siklon tersebut memiliki tekanan udara minimum sekitar 1001 hektopaskal dengan kecepatan angin maksimum mencapai 36 knot. Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, sistem ini berpeluang besar berkembang menjadi siklon tropis.

Keberadaan bibit Siklon Tropis 91S menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba, meliputi wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta perairan utara Pulau Madura hingga Pulau Flores.

BMKG juga memantau adanya daerah konvergensi dan konfluensi angin di perairan selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, termasuk di sekitar pusat bibit siklon. Selain itu, sirkulasi siklonik teridentifikasi di Samudra Pasifik timur laut Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua, serta Teluk Carpentaria, yang turut memicu perlambatan dan pertemuan angin di sejumlah wilayah perairan.

Kombinasi dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di sekitar bibit siklon, wilayah sirkulasi siklonik, serta sepanjang daerah konvergensi.

BMKG memperingatkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di Banten dan DKI Jakarta. Sementara hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Wilayah lainnya berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Untuk kota-kota besar, BMKG memprakirakan hujan disertai petir di Bandar Lampung, Serang, dan Yogyakarta, serta hujan sedang di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Sejumlah wilayah di Indonesia bagian tengah dan timur juga berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak ikutan seperti banjir, tanah longsor, serta angin kencang, serta terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.