WEF 2026: Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Ekonomi dan Pembangunan Manusia Indonesia

0
68
Foto: BPMI Setpres

(Vibizmedia – Davos, Swiss) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan arah strategis dan program prioritas pemerintahannya dalam pidato pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/01/2026). Presiden menegaskan bahwa selain perdamaian dan stabilitas, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan mensyaratkan tata kelola negara yang kuat serta alokasi modal yang efisien dan produktif.

Dalam kerangka tersebut, Presiden Prabowo menjelaskan pembentukan sovereign wealth fund Danantara Indonesia sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi nasional. Danantara diposisikan sebagai fondasi kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan investor global.

“Danantara adalah sovereign wealth fund dengan aset kelolaan senilai satu triliun dolar AS. Bersama Danantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra yang setara,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia kini tidak hanya dikenal sebagai negara yang stabil, tetapi juga sebagai negara dengan peluang investasi yang semakin luas. Melalui Danantara, Indonesia membuka ruang kolaborasi dan pembiayaan bersama untuk pengembangan industri masa depan.

“Dengan Danantara Indonesia, kini Anda dapat menjadi mitra kami. Kami akan berinvestasi dan tumbuh bersama Anda,” lanjut Presiden.

Selain strategi investasi, Presiden Prabowo juga memaparkan kebijakan efisiensi fiskal yang menjadi dasar pembiayaan berbagai program prioritas. Dalam dua bulan pertama masa pemerintahannya, restrukturisasi anggaran dilakukan secara signifikan sehingga memungkinkan peluncuran program makan bergizi gratis yang terus berkembang.

“Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta makanan untuk anak-anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendiri. Mereka menerima makanan ini setiap hari. Tahun ini kami menargetkan 82,9 juta makanan per hari,” jelas Presiden.

Di sektor kesehatan, Presiden menegaskan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis nasional merupakan investasi produktivitas jangka panjang. Sementara di bidang pendidikan, percepatan transformasi dilakukan melalui renovasi sekolah dan digitalisasi ruang kelas di seluruh Indonesia.

Menurut Presiden Prabowo, pembangunan sumber daya manusia menjadi kunci utama pertumbuhan jangka panjang. “Saya yakin bahwa sumber daya manusia menentukan pertumbuhan dan keuntungan jangka panjang. Pengembangan manusia adalah kunci menuju negara yang makmur dan sukses,” tegasnya.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui perluasan akses pendidikan berkualitas, termasuk pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin, pengembangan sekolah unggulan, serta perguruan tinggi berstandar internasional.

“Saya bertekad memutus lingkaran kemiskinan itu. Anak-anak dari keluarga termiskin harus memiliki kesempatan yang sama,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo memaparkan penguatan ekonomi rakyat melalui pembangunan koperasi desa, modernisasi kampung nelayan, dan pemerataan pembangunan nasional. Salah satu proyek percontohan modernisasi kampung nelayan di Biak, Papua, disebut telah memberikan dampak nyata.

“Hasilnya sangat menggembirakan. Rata-rata peningkatan penghidupan mereka mencapai 60 persen dari pendapatan tahunan sebelumnya,” ungkap Presiden.

Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026 menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra global yang stabil, inklusif, dan siap tumbuh bersama, dengan pembangunan manusia sebagai pusat strategi ekonomi nasional.