Black Forest Bukan Sekadar Kue Cokelat

0
51
Foto: Jacob Thomas

(Vibizmedia – Gaya Hidup ) Tahukah Anda bahwa kue Black Forest bukan sekadar kue cokelat biasa? Di balik kelezatannya yang mendunia, kue ini menyimpan sejarah panjang dan identitas budaya Jerman yang sangat kuat.

Dari Mana Asalnya?

Berikut adalah fakta menarik tentang asal-usul dan alasan di balik nama Black Forest (atau dalam bahasa Jerman disebut Schwarzwälder Kirschtorte):

Kue ini berasal dari Jerman, tepatnya dari wilayah Schwarzwald (Hutan Hitam) di negara bagian Baden-Württemberg, Jerman Barat Daya.

Meskipun resep modernnya mulai populer secara luas pada tahun 1930-an, banyak yang percaya bahwa cikal bakalnya sudah ada sejak abad ke-16, ketika cokelat pertama kali dipadukan dengan ceri dan krim di wilayah pegunungan tersebut. Salah satu koki yang sering dianggap sebagai pencipta versi modernnya adalah Josef Keller pada tahun 1915 di Bad Godesberg.

Mengapa Disebut “Black Forest”?

Ada tiga teori utama yang menjelaskan mengapa kue ini diberi nama Black Forest:

Minuman Kirschwasser

Ini adalah alasan yang paling kuat. Wilayah Black Forest di Jerman terkenal dengan produksi Kirschwasser, yaitu brendi bening yang didistilasi dari ceri hitam lokal. Secara tradisional, kue ini wajib menggunakan Kirschwasser agar bisa sah disebut sebagai Schwarzwälder Kirschtorte. Nama kue ini sebenarnya merujuk pada bahan utama dari wilayah tersebut.

Warna dan Tampilan

Taburan cokelat serut yang menutupi permukaan krim putih dianggap menyerupai pemandangan hutan yang gelap dan rimbun di bawah salju. Warna hitam-putih-merah pada kue ini sangat identik dengan nuansa hutan tersebut.

Kostum Tradisional Wanita

Ada teori unik yang menyebutkan bahwa tampilan kue ini menyerupai pakaian tradisional wanita di wilayah Black Forest (Bollenhut). Rok mereka berwarna hitam (cokelat kue), blus putih (krim), dan topi dengan bola-bola merah besar (ceri).

Fakta Menarik: Ada Hukumnya!

Di Jerman, Black Forest Cake bukan sekadar resep, tapi bagian dari warisan budaya yang dilindungi. Sejak tahun 2003, terdapat regulasi ketat (Leitsätze für feine Backwaren) yang menyatakan:

Sebuah kue hanya boleh dijual dengan nama “Schwarzwälder Kirschtorte” jika mengandung Kirschwasser (alkohol ceri) dalam jumlah tertentu. Jika tidak menggunakan Kirschwasser, maka secara hukum kue tersebut tidak boleh disebut Black Forest di Jerman.

Ciri Khas Black Forest Sejati

  • Sponge Cake Cokelat : harus lembut dan kaya rasa cokelat.
  • Krim Segar : menggunakan whipping cream berkualitas tinggi.
  • Ceri Hitam (Sour Cherries): memberikan keseimbangan rasa asam dan manis.
  • Kirschwasser (alkohol ceri) : bahan wajib yang memberikan aroma khas

Jadi, setiap kali Anda menikmati sepotong Black Forest, Anda sebenarnya sedang mencicipi sejarah dan tradisi pegunungan Jerman dalam satu suapan!