Operasi SAR Longsor Cisarua Hari Ketiga, Lima Excavator dan Anjing K9 Dikerahkan

0
60
K9
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri untuk membantu pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1). FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Operasi pencarian dan pertolongan korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketiga pada Minggu (26/1). Tim SAR Gabungan mengerahkan tambahan alat berat untuk mempercepat proses penanganan di lokasi terdampak.

Sebanyak dua unit excavator kembali didatangkan pada hari ketiga operasi. Dengan tambahan tersebut, total lima excavator berukuran sedang kini dikerahkan sejak hari pertama operasi SAR.

Pemilihan excavator berukuran sedang dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi material longsor yang masih lunak serta faktor keselamatan personel. Alat berat tersebut dinilai mampu menjangkau titik-titik pencarian tanpa meningkatkan risiko longsor susulan.

Selain alat berat, Polri turut mengerahkan anjing pelacak (K9) guna mempercepat proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Sebanyak enam ekor anjing K9 dari Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri diterjunkan ke lokasi.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan terus bekerja secara terpadu dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Hingga hari ketiga operasi, upaya pencarian masih terus dilakukan seiring dengan evaluasi kondisi cuaca dan stabilitas tanah di area longsor.