Sektor Swasta Sumbang 85 Persen Ekonomi, Wamenkeu Ajak Perkuat Investasi

0
57
Foto: Kemenkeu

(Vibizmedia – Jakarta) Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 6–8 persen tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga memerlukan peran kuat sektor swasta. Ia menekankan bahwa sektor swasta bersama masyarakat menjadi pilar utama perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai 85 persen, yang bersumber dari investasi perusahaan serta konsumsi rumah tangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Suahasil dalam pertemuan Infobank CFO Club di Jakarta, Kamis (22/1). Ia menjelaskan bahwa nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berada di kisaran Rp24.000 triliun, sementara APBN sebesar Rp3.800 triliun atau sekitar 14 persen dari total PDB. Adapun sebagian besar aktivitas ekonomi, yakni sekitar 85 persen, ditopang oleh sektor swasta, konsumsi masyarakat, investasi, serta kegiatan ekspor dan impor.

Dalam kesempatan itu, Suahasil mengajak para pimpinan keuangan perusahaan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam membangun perekonomian nasional. Menurutnya, dunia usaha memiliki peran strategis dalam menciptakan aktivitas ekonomi, menyalurkan investasi, menyerap tenaga kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Untuk menjaga momentum ekspansi sektor swasta, pemerintah juga mengambil langkah konkret dengan mendukung likuiditas perbankan melalui penempatan dana sebesar Rp205 triliun. Kebijakan tersebut bertujuan menurunkan biaya dana perbankan sekaligus menjalankan fungsi stabilisasi APBN agar inflasi tetap terkendali dan iklim usaha semakin kondusif.

“Selamat kepada CFO Club Indonesia. Semoga kita dapat terus bekerja sama dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik ke depan,” tutup Suahasil.