BNPB Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

0
38
Aceh Tamiang
Penyaluran DTH untuk tiga bulan yang diberikan kepada keluarga terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, di Kantor Bupati, pada Rabu, 28 Januari 2026. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Warga Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, yang terdampak bencana banjir dan longsor (bansor) mulai menerima Dana Tunggu Hunian (DTH). Penyaluran bantuan tahap pertama dilakukan melalui transfer rekening kepada kepala keluarga penerima dan berlangsung di kantor kepala daerah setempat pada Rabu (28/1).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan DTH tahap pertama kepada 86 kepala keluarga (KK). Rinciannya, 45 KK berasal dari Kecamatan Kejuruan Muda, 26 KK dari Kecamatan Bendahara, dan 15 KK dari Kecamatan Banda Mulia. Dana tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan hunian sementara selama tiga bulan, yakni Januari hingga Maret 2026.

Penyaluran DTH dilakukan melalui bank yang telah ditunjuk oleh BNPB. Proses distribusi bantuan ini dipantau langsung oleh BPBD, serta unsur kecamatan dan desa asal warga terdampak untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

Sementara itu, penyaluran DTH tahap kedua masih dalam tahap persiapan. Pada tahap ini, sebanyak 173 KK telah ditetapkan sebagai penerima berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Tamiang. Rencananya, penyaluran tahap kedua akan mulai dilakukan pada Kamis (29/1), namun proses transfer akan dilaksanakan secara bertahap.

Bantuan DTH diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Warga terdampak diberikan pilihan bentuk bantuan, yakni Dana Tunggu Hunian atau hunian sementara (huntara).

Berdasarkan data BNPB per 26 Januari 2026, kebutuhan pembangunan huntara di Aceh Tamiang mencapai 2.646 unit. Dari jumlah tersebut, 1.000 unit huntara telah selesai dibangun. Sementara total penerima DTH tahap pertama dan kedua mencapai 259 KK. Sebanyak 11 KK lainnya masih menunggu proses validasi pembuatan rekening, sehingga total calon penerima DTH tercatat 270 KK.

BNPB bersama pemerintah daerah terus mengakselerasi upaya penanganan dan pemulihan pascabencana agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menempati hunian yang layak dan aman.