UMKM Perempuan Indonesia Unjuk Gigi di Spring Fair 2026 Inggris

0
69
Spring Fair 2026 di Birmingham, Inggris. (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Nasional) Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memfasilitasi partisipasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia yang dikelola perempuan dalam ajang Spring Fair 2026 yang berlangsung pada 1–4 Februari 2026 di Birmingham, Inggris. Kehadiran Indonesia di pameran ritel bergengsi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses UMKM perempuan ke pasar internasional, khususnya jaringan ritel Inggris dan Eropa.

Sebanyak sembilan jenama unggulan Tanah Air tampil dalam Paviliun Indonesia, yakni Sakombu, Long Story Short, Salam Rancage, Terima Kasih Kembali, Dcraft, Millsportid, Pan Brothers, Arifahstudio, dan Homewaregroup. Produk yang dipamerkan meliputi fesyen, aksesori, tekstil, garmen, hingga dekorasi rumah, dengan keunggulan pada kualitas, desain inovatif, serta nilai keberlanjutan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan bahwa Spring Fair 2026 merupakan momentum penting untuk meningkatkan daya saing UMKM perempuan Indonesia di pasar global. Menurutnya, partisipasi dalam pameran ini membuka peluang kemitraan bisnis jangka panjang, memperluas potensi transaksi dagang, sekaligus memperkuat kapasitas UMKM dalam memenuhi standar pasar internasional.

Keikutsertaan Indonesia pada Spring Fair 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Kemendag, Kedutaan Besar RI London, serta International Trade Centre (ITC) melalui program SheTrades, dengan dukungan mitra strategis nasional. Puntodewi menegaskan, pameran ini memberikan peluang konkret bagi produk Indonesia untuk masuk ke jaringan ritel Inggris, baik ritel besar maupun independen.

Ia juga menyoroti peran strategis UMKM perempuan dalam perekonomian nasional. Lebih dari 70 persen UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, menjadikannya tulang punggung ekonomi rakyat dan sektor ekonomi kreatif. Pemerintah berharap, partisipasi dalam pameran internasional dapat meningkatkan kontribusi ekspor UMKM sekaligus mendorong perdagangan yang inklusif.

Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya menekankan pentingnya sinergi lintas pemangku kepentingan untuk memperluas akses global UMKM perempuan Indonesia. Sementara itu, Atase Perdagangan RI London Ayu Siti Maryam menilai Spring Fair sebagai hub transaksi ritel internasional strategis yang juga berfungsi sebagai sarana nation branding produk Indonesia di pasar global.

Spring Fair sendiri merupakan salah satu pameran ritel terbesar di Inggris yang diikuti lebih dari 38.000 pembeli dari berbagai negara. Salah satu peserta, Syarifah dari Arifahstudio, mengaku memperoleh banyak kontak pembeli potensial yang membuka peluang pengembangan usahanya.

Partisipasi Indonesia di Spring Fair 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi produk kreatif nasional di pasar internasional, seiring eratnya hubungan dagang Indonesia–Inggris yang pada 2025 tercatat mencapai USD 2,41 miliar.