(Vibizmedia – Manado) Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei di Taiwan melepas penerbangan carter perdana maskapai TransNusa untuk rute Taipei–Manado pada Sabtu (14/2) di Bandara Internasional Taoyuan, Taiwan. Rute ini melayani perjalanan pulang pergi (PP) antara Bandara Taoyuan dan Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara. Penerbangan carter Taipei–Manado ini terealisasi setelah melalui proses fasilitasi selama satu tahun oleh KDEI Taipei.
Pelepasan penerbangan perdana dilakukan oleh Wakil Kepala KDEI Taipei Johanes Andi Susanto bersama Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI Taipei Ruth Evelin Pasaribu serta perwakilan Chan Sheng International Travel Service Co., Ltd di Terminal 1 keberangkatan Bandara Taoyuan.
Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo menyatakan optimisme bahwa rute carter ini berpotensi memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi sektor pariwisata Indonesia, khususnya destinasi unggulan di wilayah Indonesia Timur. Ia berharap rute Taipei–Manado dapat berkembang menjadi penerbangan reguler seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap Manado, sekaligus membuka peluang baru bagi kegiatan ekspor Indonesia ke Taiwan.
“KDEI Taipei mendorong terciptanya lebih banyak aktivitas yang menghubungkan Indonesia dengan pasar Taiwan. Kami harap eksportir Indonesia dapat memanfaatkan rute ini, termasuk untuk alternatif pengiriman kargo udara jika penerbangan menjadi rutin,” ujar Arif.
Penerbangan perdana tersebut membawa 134 wisatawan asal Taiwan ke Manado. Layanan ini terwujud melalui kerja sama TransNusa, Cocos Tour, Chan Sheng International Travel Service Co., Ltd, Kementerian Pariwisata RI, dan KDEI Taipei. Skema carter ini merupakan respons atas meningkatnya minat wisatawan Taiwan terhadap destinasi dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang unik.
Selama berada di Sulawesi Utara, wisatawan dijadwalkan mengikuti berbagai paket wisata, antara lain snorkeling di Taman Nasional Bunaken, bersantai di pantai berpasir putih, arung jeram, wisata kuliner khas seperti pesta tuna, menginap di resor terbaik, berkunjung ke Pulau Bangka, serta mengikuti tur pegunungan dan budaya di Tomohon.
Arif menambahkan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan turut mendorong pertumbuhan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. “Arus wisatawan yang meningkat dapat membuka pasar baru bagi produk UMKM dan memberi peluang bagi pelaku usaha untuk naik kelas,” ujarnya.
Maskapai TransNusa mengoperasikan pesawat Airbus A320 untuk rute PP Taipei–Manado ini. Penerbangan carter dijadwalkan berlangsung tiga kali, yakni pada 14, 18, dan 22 Februari 2026. Penerbangan Manado–Taipei berangkat pukul 08.30 WITA dan tiba pukul 12.15 waktu Taipei, sedangkan rute Taipei–Manado berangkat pukul 13.15 waktu Taipei dan tiba pukul 17.00 WITA.
Salah satu penumpang asal Taiwan, Lin, mengaku ini merupakan kunjungan pertamanya ke Manado. Ia berharap dapat menikmati keindahan pulau-pulau serta pesona pantai yang menjadi daya tarik utama daerah tersebut. Sebelumnya, ia telah berlibur ke Bali dan kali ini memilih Indonesia untuk merayakan Tahun Baru Imlek bersama ibunya.
Data kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan Taiwan mencapai 204.704 orang, meningkat 11,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Taiwan secara konsisten masuk dalam 20 besar negara asal wisatawan mancanegara ke Indonesia, menegaskan potensinya sebagai sumber wisatawan berkualitas bagi sektor pariwisata nasional.









