Prabowo Subianto Temui Investor Global Kelola Aset USD15 Triliun untuk Dorong Investasi Indonesia

0
127
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan 12 pimpinan perusahaan investasi global dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026). (Foto: BPMI Setpres)

(Vibizmedia – Washington DC) Prabowo Subianto menerima 12 pimpinan perusahaan investasi global dalam rangka kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).

Para peserta merupakan CEO dan presiden dari perusahaan investasi terkemuka dunia dengan total aset kelolaan (assets under management/AUM) sekitar USD15 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan bahwa pertemuan yang awalnya dijadwalkan berlangsung satu jam molor hingga hampir dua jam karena diskusi yang sangat konstruktif. “Diskusinya cukup panjang, kurang lebih dua jam, dari yang tadinya diperkirakan satu jam karena diskusinya very fruitful dan very productive,” ujar Rosan dalam keterangan pers usai pertemuan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional, upaya memperkuat iklim investasi, serta komitmen pemerintah menjaga stabilitas dan kepastian hukum. Setelah sesi utama, dialog dilanjutkan secara tatap muka terbatas (one-on-one) dengan masing-masing pimpinan perusahaan untuk membahas peluang kerja sama lebih mendalam.

Rosan menambahkan, kehadiran Danantara Indonesia memperoleh respons positif dari para investor global. Mereka melihat Danantara berpotensi menjadi mitra strategis lokal dalam berbagai skema investasi, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. “Mereka juga mempunyai potensi sebagai local partner Danantara dan itu memberikan kenyamanan serta confidence, karena kita bisa bersama-sama investasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar Indonesia,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin lagi dipandang sebagai *sleeping giant*, melainkan siap bangkit, bergerak aktif, dan mengoptimalkan seluruh potensi ekonomi nasional bersama mitra global.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat diplomasi ekonomi sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis dengan investor internasional.