Perkuat Ekspor Jasa, Indonesia dan Jerman Sepakati Kerja Sama 4.000 Tenaga Terampil

0
67
Ilustrasi Jasa Profesi

(Vibizmedia – Nasional) Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan dalam mendorong ekspor jasa nasional sebagai pilar diversifikasi ekspor Indonesia, termasuk di sektor jasa profesi. Hal tersebut disampaikan saat menyaksikan secara daring penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Aurelium Global Talent GmbH dan PT Tenriawaru Elite Internasional di Frankfurt, Jerman, Selasa (25/2).

Menurut Wamendag Roro, penandatanganan MoU ini menjadi wujud nyata penguatan ekspor jasa sekaligus mencerminkan transformasi strategi ekspor Indonesia yang tidak lagi bertumpu pada perdagangan barang. Ia menilai jasa profesi sebagai sektor strategis yang mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing sumber daya manusia, sekaligus memperluas kehadiran Indonesia di pasar global. Kerja sama ini juga dinilai sebagai bukti kepercayaan Jerman terhadap kualitas tenaga kerja Indonesia, di tengah kebutuhan tenaga kerja usia produktif di sejumlah negara.

MoU tersebut mencakup pelatihan dan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jerman dan negara-negara berbahasa Jerman. Pada tahap awal tahun 2026, ditargetkan penempatan 120 PMI dari total kebutuhan 4.000 tenaga kerja terampil, dengan potensi nilai kerja sama awal sekitar EUR 2 juta. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan ekspor jasa profesi yang berkelanjutan.

Wamendag Roro menjelaskan, kesepakatan ini merupakan tindak lanjut misi dagang sektor jasa ke Berlin pada September 2025 dalam rangka promosi Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Dalam pelaksanaannya, Kemendag bersinergi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Luar Negeri.

Aurelium Global Talent GmbH, perusahaan Jerman milik diaspora Indonesia yang bergerak di bidang penempatan tenaga kerja, sebelumnya juga telah menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan PT Mitra Sinergi Sukses pada TEI 2025 senilai estimasi EUR 2,4 juta. Perusahaan tersebut menyampaikan kebutuhan sekitar 4.000 tenaga kerja di sektor perhotelan, ritel modern, dan layanan kesehatan di Eropa, dengan potensi manfaat ekonomi hingga EUR 80 juta apabila seluruh kebutuhan terpenuhi.

CEO Aurelium, Sunarlia Boesenberg, menyebut kerja sama ini sebagai peluang yang saling menguntungkan. Sementara itu, President Director PT Tenriawaru Elite Internasional, Dhiena Yuliawati, menegaskan bahwa PMI memiliki daya saing global jika didukung pelatihan dan sertifikasi yang tepat.

Menutup pernyataannya, Wamendag Roro menegaskan pemerintah akan terus mengawal dan memfasilitasi kerja sama serupa guna memperluas akses pasar dan memperkuat kontribusi sektor jasa terhadap perekonomian nasional.