(Vibizmedia – Jakarta) Zulkifli Hasan menegaskan bahwa koperasi desa harus berperan sebagai pusat aktivitas ekonomi di tingkat desa, bukan sekadar penyedia kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai penghubung hasil produksi masyarakat dengan pasar yang lebih luas.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan saat melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Endang Rejo di Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (26/2/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat distribusi pangan sekaligus mempercepat peran koperasi desa sebagai simpul ekonomi rakyat.
Menko Pangan berharap koperasi mampu menyerap hasil panen petani, produk peternakan, maupun komoditas perikanan saat harga turun, sehingga pendapatan masyarakat tetap terlindungi dan pasokan pangan terjaga. Ia menekankan bahwa koperasi harus menjadi pusat distribusi yang membeli komoditas warga ketika pasar lesu, lalu menyalurkannya kembali, termasuk untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis.
KDMP Endang Rejo saat ini memiliki 107 anggota dengan struktur kepengurusan dan pengawasan yang telah terbentuk, namun masih berada pada tahap konsolidasi awal dan persiapan operasional. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama untuk layanan sembako dan keuangan desa, meskipun operasional penuh masih menunggu penyelesaian administrasi dan penguatan modal kerja. Dalam kesempatan tersebut, Menko Pangan juga menyampaikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia atas dukungan pembangunan fisik koperasi.
Ke depan, KDMP Endang Rejo diarahkan menjadi pusat layanan ekonomi desa terpadu yang mencakup penyediaan kebutuhan pokok, layanan keuangan inklusif, sarana produksi pertanian dan peternakan, layanan kesehatan dasar, pengembangan potensi wisata desa, serta fasilitas penyimpanan berbasis rantai dingin untuk mengurangi kehilangan hasil pascapanen. Seluruh layanan ini dirancang sebagai ekosistem usaha terintegrasi yang mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Menko Pangan juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional dan transparan. Pemerintah mendorong penguatan manajemen melalui pelatihan kewirausahaan serta penyiapan tenaga pengelola tetap agar koperasi benar-benar aktif secara ekonomi dan berkelanjutan, bukan sekadar formalitas kelembagaan.
Selain itu, koperasi desa diharapkan terhubung secara digital dengan jaringan koperasi lain di seluruh Indonesia guna memperlancar distribusi komoditas dan mengurangi kesenjangan harga antarwilayah. Integrasi tersebut menjadi bagian dari strategi nasional membangun sistem distribusi pangan yang lebih adil dan merata.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah agar Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi program administratif, tetapi benar-benar menjadi instrumen pemerataan ekonomi sekaligus penguatan ketahanan pangan. Pemerintah pusat dan daerah akan terus bersinergi mempercepat operasional KDMP Endang Rejo agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Melalui penguatan koperasi desa, pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang berangkat dari desa sebagai fondasi utama kemajuan nasional, sehingga pembangunan tidak lagi terpusat di perkotaan.








