133 KK Warga Rigeb Tempati Huntara BNPB di Gayo Lues

0
158
Hunian sementara
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M (kemeja hijau dengan rompi cokelat) saat menyapa dan memberikan bantuan kepada warga Agusen yang tinggal di hunian sementara (huntara) di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Rabu, 11 Maret 2026. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Sebanyak 133 kepala keluarga (KK) warga Desa Rigeb kini menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Huntara tersebut berada di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.

Pemindahan warga ke huntara ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan dampak bencana banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Selain menempati hunian sementara, para keluarga juga menerima bantuan bahan pokok dan kebutuhan nonpangan untuk memenuhi kebutuhan selama 10 hari.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BNPB, Suharyanto, saat meninjau huntara Rigeb pada Rabu (11/3). Bantuan itu diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sebelum mereka menerima bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat.

“Keluarga yang menempati huntara akan diberikan bantuan oleh BNPB berupa perlengkapan dan makanan selama 10 hari sejak mereka masuk ke huntara,” ujar Suharyanto di hadapan warga.

Dalam kunjungannya, Suharyanto juga menyempatkan diri menyapa warga serta melihat langsung kondisi hunian sementara yang baru ditempati sejumlah keluarga. Ia berharap kepindahan warga dari tenda pengungsian ke huntara dapat membuat mereka lebih nyaman, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Semoga warga bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di tempat yang lebih layak,” ujarnya.

Huntara yang dibangun BNPB berbentuk blok hunian komunal yang dilengkapi fasilitas dasar seperti pasokan air dan listrik. Setiap unit juga memiliki kamar mandi dan toilet.

Menurut Suharyanto, konsep hunian komunal dipilih karena keterbatasan lahan di wilayah tersebut. Sebagian warga kehilangan tempat tinggal setelah banjir besar yang melanda daerah itu pada akhir November 2025 lalu.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui BNPB dalam penanganan bencana di daerahnya.

“Kehadiran Kepala BNPB menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam menangani bencana di Aceh, khususnya di Gayo Lues,” kata Suhaidi.

Ia juga berharap dukungan BNPB dapat terus berlanjut untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.

Suhaidi turut mengingatkan warga agar memanfaatkan serta merawat fasilitas huntara dengan baik.

“Mari kita manfaatkan huntara ini sebaik mungkin dan kita rawat bersama,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga mengajak warga penghuni huntara untuk berbuka puasa bersama. Selain itu, Suharyanto menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu serta bantuan sembako secara simbolis kepada warga.