Industri Mebel Jepara Raup Rp7,81 Miliar dalam IFEX 2026

0
205
Kerajinan Kayu Jepara di Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026. (Foto: Emy T/ Vibizmedia)

(Vibizmedia – Industry) Paviliun Jepara berhasil mencatat transaksi sebesar Rp7,81 miliar dalam ajang Indonesia International Furniture Expo 2026 (IFEX 2026). Capaian tersebut diperoleh selama pameran yang berlangsung pada 5–8 Maret 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta.

Bupati Jepara melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Anjar Jambore Widodo mengatakan Paviliun Jepara berhasil menarik ratusan pengunjung selama pameran berlangsung. Menurutnya, paviliun tersebut menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi oleh pembeli maupun pelaku bisnis furnitur dari berbagai negara.

“Paviliun tersebut menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi dalam IFEX,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (10/3/2026) malam.

Anjar mencatat sebanyak 810 orang mengunjungi paviliun tersebut sepanjang pameran. Mayoritas pengunjung berasal dari Indonesia dengan persentase sekitar 15 persen. Selain itu, pengunjung dari India dan Amerika Serikat masing-masing mencapai 10 persen, sedangkan pengunjung dari Inggris tercatat sebesar 7 persen.

“Indonesia 15 persen, India 10 persen, Amerika Serikat 10 persen, dan Inggris 7 persen,” jelasnya.

Ia menambahkan, partisipasi pelaku industri mebel dari Jepara dalam pameran tersebut cukup besar. Tercatat ada 40 pelaku usaha dari Kota Ukir yang mengikuti pameran. Sebanyak 20 peserta difasilitasi dalam Paviliun Jepara, sementara 20 pelaku usaha lainnya mengikuti pameran secara mandiri di area berbeda dalam pameran.

Secara keseluruhan, IFEX 2026 diikuti lebih dari 500 peserta pameran dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Para peserta menampilkan lebih dari 5.000 produk furnitur dan kerajinan unggulan, mulai dari mebel berbahan kayu solid, rotan, hingga produk dekorasi interior.

Menurut Anjar, partisipasi dalam pameran internasional seperti IFEX menjadi peluang strategis bagi industri mebel Jepara untuk memperluas pasar ekspor. Selain menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk menjalin kerja sama bisnis dengan buyer dari berbagai negara.

“Harapannya, keikutsertaan di IFEX dapat memperluas jaringan pasar bagi pelaku industri mebel Jepara sekaligus memperkuat posisi Jepara sebagai salah satu pusat industri furnitur unggulan Indonesia,” tuturnya.