
(Vibizmedia-Nasional) Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara pada Rabu (11/3).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan pemerintah akan menjalankan program elektrifikasi nasional melalui pengembangan energi terbarukan, terutama tenaga surya dan panas bumi (geotermal).
“Energi terbarukan dari tenaga surya, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya dan kita akan buktikan kepada dunia, bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” ujar Presiden.
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki banyak pilihan sumber energi yang dapat dikembangkan untuk menghadapi tantangan global di sektor energi. Ia menilai kondisi Indonesia jauh lebih beruntung dibandingkan sejumlah negara lain karena memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.
Presiden menjelaskan, berbagai komoditas seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku energi alternatif, termasuk bahan bakar nabati.
“Ini memaksa kita akselerasi, kita harus percepat. Kita punya banyak alternatif. Kita yakin bahwa kita atasi masalah ini. Banyak negara dalam kondisi yang lebih menyedihkan daripada kita. Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu,” jelasnya.
Selain itu, Presiden juga menyoroti besarnya potensi energi panas bumi yang dimiliki Indonesia. Ia menyebut Indonesia memiliki salah satu cadangan geotermal terbesar di dunia yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” tambahnya.
Prabowo menegaskan percepatan pembangunan energi terbarukan menjadi bukti keseriusan Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia mampu bergerak cepat dan efektif dalam menghadapi tantangan global.
Melalui transformasi energi yang terarah dan berkelanjutan, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya mampu mencapai kemandirian energi, tetapi juga menjadi salah satu kekuatan penting dalam peta energi masa depan dunia.








