(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama strategis dengan Inggris Raya melalui program UK Landing Pad guna membuka peluang bagi perusahaan rintisan (startup) Indonesia untuk memperluas pasar hingga tingkat global.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan bahwa Indonesia saat ini menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
“Bagi banyak startup Indonesia, upaya untuk menembus pasar internasional sering kali terhambat oleh berbagai batasan. Karena itu, kami menyambut baik kehadiran UK Landing Pad yang dirancang untuk membantu membuka peluang tersebut,” ujar Nezar dalam keterangannya terkait peluncuran program UK Landing Pad di Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, selama ini sejumlah startup Indonesia menghadapi berbagai kendala saat ingin melakukan ekspansi global, seperti perbedaan regulasi, tantangan budaya, hingga keterbatasan jaringan bisnis di luar negeri.
Melalui program UK Landing Pad, para pelaku startup Indonesia akan memperoleh akses yang lebih terstruktur untuk memasuki pasar Inggris. Program ini juga memberikan dukungan berupa pendampingan dari para pakar, akses ke jaringan bisnis, serta bimbingan dari mentor berpengalaman.
Nezar menambahkan bahwa kerja sama ini dilandasi visi bersama antara Indonesia dan Inggris untuk mendorong inovasi digital yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
“Inggris dan Indonesia berbagi visi bahwa inovasi digital harus memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif,” jelasnya.
Ia juga mengajak para pendiri startup Indonesia untuk terus membangun ketahanan dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan ekspansi global.
“Para pendiri startup bukan hanya membangun perusahaan, tetapi juga menjadi duta talenta dan kecerdasan Indonesia. Mari kita melangkah menuju masa depan di mana inovasi Indonesia dikenal dan dihargai di berbagai belahan dunia,” tutupnya.









