(Vibizmedia) Focaccia merupakan roti datar (flatbread) yang berasal dari Italia yang memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Roti tradisional Italia ini berasal dari daerah Liguria, khususnya kota Genoa.
Roti ini memiliki permukaan yang berlubang-lubang dan biasanya ditaburi dengan minyak zaitun, garam kasar, dan rempah-rempah seperti rosemary atau thyme.
Permukaan yang berlubang ini berfungsi untuk menahan minyak zaitun yang dituangkan di atasnya, memberikan cita rasa gurih yang khas. Apabila disantap bisa diberikan aneka topping seperti keju, sayuran, daging, atau buah-buahan.
Meskipun flatbread, focaccia memiliki tekstur yang lembut, gurih di dalam, dam renyah di luar. Aroma dari focaccia juga harum.
Sejarah Focaccia
Focaccia berasal dari kata latin panis focacius yang artinya “hearth bread” dalam bahasa Inggris. Bila diartikan dalam bahasa Indonesia maka dapat disebut “roti perapian”.
Focaccia merupakan roti tertua dan kuno dari Italia. Ketika itu orang-orang yang ada di Yunani dan Etruska membuat roti datar yang di panggang di atas batu bara. Awalnya memiliki rasa yang tawar, terbuat dari bahan yang cukup sederhana yaitu tepung, air, ragi, dan garam. Dari rasa yang sederhana ini kemudian mudah ditambahkan dengan rasa yang lainnya. Seiring dengan pergerakan prajurit Romawi ketika itu mereka membawa focaccia melintasi batas wilayah bahkan negara. Maka, tidak heran apabila menu dari Italia ini dapat menjadi makanan favorit banyak warga yang bukan hanya di Italia saja, tapi juga di Eropa.
Beragam Jenis Focaccia
Apabila berkunjung ke Italia, maka bisa ditemui berbagai jenis focaccia dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satu daerah yang paling terkenal dengan menu focaccia adalah Liguria, khususnya di kota Genova. Di sini, focaccia disebut sebagai focaccia classica atau focaccia genovese. Memiliki ketebalan sekitar 1-2 cm dengan permukaan yang berlubang-lubang dan ditaburi dengan minyak zaitun, garam, dan rempah-rempah.
Ada juga focaccia recco yang berasal dari kota Recco di Liguria. Terdiri dari dua lapisan tipis adonan yang diisi dengan keju stracchino yang meleleh saat dipanggang. Focaccia ini teksturnya renyah dan gurih.
Apabila ke Roma, roti ini memiliki penamaan sendiri disebut pizza bianca. Ukurannya lebih tinggi dan ringan apabila dibandingkan varian dari Genova. Pizza bianca kerap dijadikan roti lapis kemudian diisi mortadella (sejenis sosis atau daging asap Italia yang terbuat dari daging babi cincang halus).
Ada juga salah satu varian yang juga terkenal berasal dari Toscana, disebut dengan schiacciata, ciaccia, atau schiaccia yang berarti “ditekan”. Memiliki permukaan yang pucat dan renyah dengan tekstur yang lembut di dalam.
Focaccia dengan varian manis pun ada, dapat ditemui di Veneto. Roti dari Italia yang dihasilkan oleh pengrajin di Veneto disebut sebagai focaccia veneta.
Italia tidak hanya dikenal dengan kelezatan pizza dan pasta, tetapi juga beragam jenis rotinya yang kaya akan cita rasa dan sejarah. Focaccia mampu menghadirkan kelezatan dalam setiap gigitan, memiliki keunikan tersendiri dari segi tekstur, rasa, maupun cara penyajiannya.









