
(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa pada Jumat (27/3), guna mengurai kepadatan arus balik menuju Jakarta.
Kebijakan ini diambil oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho setelah terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah titik, terutama di kawasan rest area.
“Secara umum kondisi lalu lintas masih sesuai prediksi dan tidak terlalu tinggi. Namun adanya hambatan di beberapa ruas, khususnya rest area, menyebabkan kepadatan sehingga diberlakukan one way sepenggal dari KM 132 hingga KM 70,” ujar Menhub di Command Center KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi.
Menhub menegaskan, kebijakan ini bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi. Jika terjadi peningkatan volume kendaraan, rekayasa lalu lintas dapat diperluas secara bertahap berdasarkan diskresi Kepolisian.
Tahap berikutnya mencakup penerapan one way dari KM 169 hingga KM 70, kemudian dari KM 188 hingga KM 70. Bahkan, jika lonjakan arus semakin signifikan, skema one way nasional dari Tol Kalikangkung juga berpotensi diberlakukan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dengan memanfaatkan aplikasi Travoy atau layanan Call Center Jasa Marga. Informasi ini penting untuk mengetahui perubahan rekayasa lalu lintas, lokasi rest area, serta fasilitas pendukung lainnya.
Menhub juga mengingatkan pelaku usaha logistik agar mematuhi aturan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama masa angkutan Lebaran 2026. Kendaraan sumbu tiga ke atas diminta tidak beroperasi hingga 29 Maret 2026 demi menjaga kelancaran dan keselamatan arus balik.
Di sisi keselamatan, pemerintah mencatat adanya perbaikan signifikan. Berdasarkan data Korlantas Polri, angka fatalitas korban kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menurun 30,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah kejadian kecelakaan selama Operasi Ketupat juga turun sebesar 5,3 persen.
Menhub mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, termasuk Kepolisian, PT Jasa Marga, dan PT Jasa Raharja, dalam menekan angka kecelakaan selama periode Lebaran.
Sementara itu, data PT Jasa Marga menunjukkan hingga pukul 06.00 WIB, sebanyak 2,3 juta kendaraan atau sekitar 69 persen dari total proyeksi telah memasuki wilayah Jakarta. Khusus pada H+4 Lebaran, tercatat 206.243 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.








