3.135 Kopdes Merah Putih Terima Kendaraan Impor, Pemerintah Targetkan 160 Ribu Unit

0
52
Koperasi Desa Merah Putih
Mobil Operasional Koperasi Desa Merah Putih. FOTO: INFO PUBLIK

(Vibizmedia-Nasional) Sebanyak 3.135 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah menerima kendaraan operasional berupa mobil impor dari India. Distribusi ini dilakukan untuk mempercepat operasional koperasi yang telah siap secara infrastruktur.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa setiap koperasi mendapatkan dua unit kendaraan, yakni satu pikap dan satu truk. Dengan demikian, sekitar 6.000 unit kendaraan dari total rencana impor telah masuk ke Indonesia.

“Kemarin sudah disalurkan ke Koperasi-koperasi Merah Putih dan rasanya sudah cukup memadai dan bisa digunakan,” ujar Ferry di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menurut Ferry, pengadaan kendaraan dari India tetap dilanjutkan meskipun sempat menuai polemik. Distribusi dilakukan secara bertahap, mengikuti kesiapan masing-masing koperasi, termasuk pembangunan fisik, gudang, hingga kelengkapan operasional lainnya.

Ia menjelaskan, total rencana pengadaan kendaraan mencapai 105 ribu unit yang akan disalurkan secara bertahap seiring rampungnya pembangunan Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.

Ferry menegaskan bahwa impor tetap berjalan karena telah terikat dalam perjanjian sebelumnya. Namun demikian, pemerintah berkomitmen untuk tetap memprioritaskan produk dari industri otomotif dalam negeri pada tahap selanjutnya.

Untuk mendukung target pembentukan 80 ribu Kopdes Merah Putih, pemerintah memperkirakan kebutuhan kendaraan operasional mencapai 160 ribu unit, dengan skema satu pikap dan satu truk untuk setiap koperasi.

“Kita tetap memprioritaskan industri otomotif nasional. Namun jika belum mencukupi, sisanya terpaksa dipenuhi dari negara lain,” jelasnya.

Program ini diharapkan mampu memperkuat distribusi logistik di tingkat desa sekaligus mendorong aktivitas ekonomi koperasi agar lebih efisien dan produktif.