Ujian TKA 2026 Siap Digelar, Integritas Jadi Fokus Utama

0
85

(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah memastikan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 siap digelar seiring dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) penuh pada semester baru. TKA menjadi bagian dari upaya penguatan sistem evaluasi pendidikan yang menitikberatkan pada integritas, kesiapan teknologi, serta kenyamanan peserta didik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kesiapan TKA telah melalui berbagai tahap uji coba, baik dari sisi jaringan maupun ketersediaan perangkat. Secara umum, pelaksanaan dinilai siap dan hanya menunggu waktu pelaksanaan. Uji coba juga mencakup kesiapan akses internet serta sarana komputer di sekolah.

TKA akan dilaksanakan berbasis komputer untuk siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP. Bagi sekolah yang belum memiliki fasilitas memadai, pemerintah menyiapkan skema kolaborasi dengan memanfaatkan fasilitas sekolah lain agar seluruh peserta tetap dapat mengikuti ujian.

Lebih dari sekadar evaluasi akademik, TKA tidak dijadikan sebagai penentu kelulusan. Penilaian difokuskan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, sementara aspek lainnya diserahkan kepada kebijakan masing-masing satuan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, integritas menjadi perhatian utama. Pemerintah menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kecurangan, baik yang dilakukan peserta maupun pihak sekolah. Pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas, termasuk pembatalan nilai.

Selain itu, pendekatan psikologis juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan TKA. Pemerintah mengusung konsep ujian yang “jujur dan gembira” guna mengurangi tekanan pada siswa, sehingga mereka dapat mengikuti ujian dengan lebih tenang dan optimal.

Pelaksanaan TKA juga didukung oleh standar operasional prosedur (SOP) yang telah disiapkan di setiap sekolah penyelenggara. SOP tersebut mencakup mekanisme pengawasan, pemeriksaan, hingga penegakan sanksi guna memastikan proses berjalan objektif dan kredibel.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah optimistis TKA 2026 dapat berlangsung lancar sekaligus menjadi instrumen evaluasi yang mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di Indonesia.