Mudik Lebaran 2026 Sukses Besar, Kepuasan Publik Tembus 88,8 Persen

0
63
Mudik
Ilustrasi arus mudik. FOTO: PUPR

(Vibizmedia-Nasional) Periode mudik Lebaran 2026 resmi berakhir dengan catatan positif. Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dinilai berhasil menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terkoordinasi dengan baik.

Sejak awal, Presiden menegaskan bahwa manajemen mudik harus dilakukan secara terpadu, mencakup kelancaran transportasi, penguatan pengamanan, hingga peningkatan kualitas layanan publik di seluruh jalur perjalanan. Arahan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Maret lalu.

Dalam arahannya, Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga memastikan kesiapan maksimal agar masyarakat dapat menjalani mudik dengan rasa aman dan penuh kegembiraan. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama, serta perencanaan matang di semua sektor pendukung.

Tak hanya itu, sinergi antara pemerintah dengan TNI dan Polri menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus mudik. Pemerintah juga fokus pada peningkatan layanan di titik-titik transportasi, termasuk pengendalian antrean, ketersediaan energi, dan stabilitas layanan komunikasi.

Presiden turut mendorong kebijakan diskon tarif transportasi, mulai dari tiket pesawat, kereta api, kapal laut, hingga tarif jalan tol. Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat dapat mudik dengan biaya yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

Hasilnya terlihat nyata. Survei dari KedaiKOPI menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 88,8 persen, dengan skor rata-rata 7,18 dari skala 10. Angka ini mencerminkan bahwa mayoritas masyarakat merasa puas terhadap manajemen mudik tahun ini.

Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, menyebut kepuasan publik didorong oleh dua faktor utama, yakni kualitas layanan transportasi dan kebijakan pengelolaan mudik secara keseluruhan. Kenyamanan armada transportasi menjadi aspek yang paling diapresiasi oleh pemudik.

Dari sisi infrastruktur, jalan tol juga mencatat peningkatan signifikan, terutama pada aspek keamanan dan penerangan. Rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow turut mendapat respons positif dengan tingkat kepuasan mencapai 80 persen.

Selain itu, layanan pendukung seperti posko kesehatan dan rest area juga mendapat apresiasi tinggi. Sebanyak 82 persen pemudik puas terhadap layanan kesehatan di perjalanan, sementara 87 persen mengapresiasi ketersediaan bahan bakar di rest area.

Dengan capaian ini, mudik Lebaran 2026 menjadi salah satu yang paling berhasil dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat Indonesia.