Kemen PU Genjot Program Irigasi di 12.000 Lokasi pada 2026

0
62
Foto: KemenPU

(Vibizmedia – Jakarta) Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mulai mengimplementasikan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2026 di sekitar 12.000 titik di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Program yang berbasis padat karya ini juga disertai dengan perekrutan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran di lapangan.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa P3TGAI merupakan instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut, program padat karya tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga membantu menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Selain memberikan manfaat ekonomi langsung, program ini juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur melalui skema swakelola. Dengan pendekatan ini, warga turut berpartisipasi langsung dalam pembangunan irigasi, sehingga tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air.

Dalam pelaksanaannya, TPM akan mendampingi kelompok petani, mulai dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), hingga Induk P3A (IP3A), sejak tahap perencanaan hingga pelaporan kegiatan. Pendamping juga bertugas menjaga kualitas pekerjaan, memberikan bimbingan teknis, serta memastikan pengelolaan irigasi berlangsung efisien dan berkelanjutan.

Seiring dengan perluasan program pada 2026, kebutuhan TPM menjadi semakin penting untuk mendukung keberhasilan implementasi di berbagai daerah.

Salah satu unit pelaksana teknis Kemen PU, Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, telah membuka pendaftaran TPM secara daring pada 2–5 April 2026. Proses seleksi meliputi tahap administrasi, tes tertulis, hingga wawancara, dengan hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada 17 April 2026. Seleksi ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia, dengan prioritas bagi yang memiliki pengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan irigasi.

Melalui P3TGAI, pemerintah tidak hanya membangun jaringan irigasi yang lebih andal, tetapi juga memperkuat peran petani, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.