Presiden Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang, Indonesia Gaspol Menuju Era Transportasi Hijau

0
64
Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto meninjau pabrik perakitan kendaraan komersial listrik PT. VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan industri kendaraan listrik nasional sekaligus percepatan transisi menuju energi bersih.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung meninjau berbagai produk kendaraan listrik yang diproduksi di fasilitas tersebut. Di antaranya bus listrik 12 meter yang digunakan oleh DAMRI untuk layanan TransJakarta, bus listrik 8 meter untuk layanan Trans Semarang, hingga model dan komponen bus Tri Sakti.

Presiden juga melihat langsung beragam kendaraan listrik berbasis industri, mulai dari electric forklift, electric transporter yang digunakan oleh PT Perhutani Alam Wisata, hingga electric heavy duty truck milik PT Semen Indonesia Logistik.

Peninjauan tersebut dipandu oleh Anindya Novyan Bakrie selaku Komisaris Utama VKTR bersama Presiden Direktur Anindra Ardiansyah Bakrie yang menjelaskan perkembangan teknologi serta kapasitas produksi kepada Presiden.

Usai peninjauan, Presiden Prabowo meresmikan pabrik dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti, setelah sebelumnya mengikuti rangkaian acara resmi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik VKTR,” ujar Presiden.

Peresmian ini menegaskan langkah strategis pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri, mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor, serta mempercepat transformasi menuju kedaulatan energi.

Selain itu, kehadiran pabrik ini diharapkan mampu menghadirkan solusi transportasi modern yang ramah lingkungan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Dengan langkah ini, Indonesia semakin menunjukkan keseriusannya untuk tidak hanya menjadi pasar kendaraan listrik, tetapi juga pemain utama dalam industri transportasi hijau di masa depan.