Tanpa APBN, PGN Tambah Panjang Pipa Gas Bumi Mencapai 1.685 KM

0
733

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai upaya memperluas infrastruktur gas nasional, PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) menargetkan dalam periode 2016-2019 akan menambah panjang pipa gas bumi sepanjang 1.685 kilometer.

Penambahan panjang pipa gas bumi tersebut, akan dibangun dengan biaya sendiri, tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang saat ini sudah mencapai lebih dari 7.100 kilometer atau setara dengan 76% dari total pipa gas bumi nasional.

Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup mengatakan bahwa sampai dengan tahun 2019 nanti, total panjang pipa gas PGN mencapai 8.656 kilometer, ungkapnya Rabu lalu (24/8).

Proyek penambahan pipa gas sepanjang 1.685 kilometer terdiri dari pipa transmisi open access di lokasi Duri-Dumai-Medan dan juga di Semarang, sedangkan pipa distribusi gas bumi di wilayah eksisting dan daerah baru lainnya.

Heri sampaikan kedepannya, pemerintah juga memberikan kepercayaan kepada PGN untuk membangun pipa distribusi Batam (Nagoya) WNTS-Pemping yang juga dibiayai sepenuhnya oleh PGN tanpa menggunakan APBN.

Selain penambahan infrastruktur gas bumi berupa pipa, PGN juga akan menambahkan 60 SPBG yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Riau dan Batam. Untuk pengembangan di Indonesia bagian Timur dan Tengah, PGN akan membangun mini LNG system.

Selain itu, adanya pemanfaatan gas bumi sebanyak 1.902 MMscfd pada 2019 tersebut, dapat menciptakan penghematan sebesar Rp 110,9 triliun. Sepanjang 2015 penyaluran gas bumi PGN sebanyak 1.586 MMscfd, memberikan penghematan mencapai Rp 88 triliun ke pelanggan PGN.

Turunnya harga minyak yang sedang terjadi saat ini, menjadi momentum yang baik untuk menggenjot pembangunan infrastruktur. Pada saat harga minyak turun juga mempengaruhi harga-harga material seperti pipa gas yang harganya juga turun.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here