
(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di tanah air. Evaluasi kali ini, mengenai pelaksanaan proyek dan program prioritas nasional di Provinsi Sumatera Utara.
Dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (16/2). Presiden mengatakan bahwa evaluasi tersebut penting dilakukan untuk mengetahui kendala yang terjadi dalam pelaksanaan di lapangan serta mencarikan jalan keluar yang dilakukan bersama oleh pemerintah pusat dan daerah.
Provinsi Sumatera Utara yang berada pada jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan dekat dengan Singapura, Malaysia dan Thailand ini, menjadikan provinsi yang pada 15 April mendatang genap berusia 69 tahun tersebut memiliki keunggulan strategis. Presiden Joko Widodo melihat potensi geografis tersebut ke depannya dapat dikembangkan sebagai hub internasional.
Dengan posisi yang strategis itu, Provinsi Sumatera Utara bisa dikembangkan menjadi hub internasional, yang selanjutnya akan ikut menggerakkan perekonomian di wilayah-wilayah lain di pulau Sumatera, terang Presiden.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan infrastruktur pendukung yang sangat memadai. Oleh karenanya, dalam rapat terbatas kali ini, Kepala Negara memfokuskan pembahasan pada penyelesaian berbagai hambatan yang terjadi pada proyek-proyek infrastruktur di Sumatera Utara.
Presiden memiliki keyakinan akan kesiapan infrastruktur dapat berdampak pada kecepatan pengembangan kawasan ekonomi khusus di Sei Mangkei maupun kawasan industri lainnya yang sedang kita siapkan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara, terangnya.
Selain itu, pemerintah fokuskan pada masalah ketimbangan yang terjadi. Pemerataan pembangunan dan optimalisasi seluruh potensi ekonomi di Sumatera Utara di semua wilayah mulai dari pesisir timur, tengah, sampai barat, disebutnya dapat menjadikan Sumatera Utara berkembang semakin pesat.
Salah satu yang menjadi potensi ekonomi yang perlu digarap dengan serius adalah Danau Toba. Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi rakyat pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu didukung bukan hanya oleh kesiapan akses transportasi seperti bandara dan jalan. Sehingga dapat menekan angka kemiskinan, pengangguran serta ketimpangan
Ditambah lagi, penataan kawasan, pembangunan infrastruktur penunjang seperti hotel, restoran dan memperbanyak atraksi wisata serta peningkatan kemampuan SDM. Dan yang tidak kalah pentingnya penyiapan-penyiapan untuk budaya, ungkap Jokowi.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela








