Berita Dari Irak dan Turki Turunkan Harga Minyak Dari Puncak Tertinggi 5 Pekan

0
961

(Vibizmedia – Market News) – Harga minyak mentah acuan internasional atau minyak Brent  bergerak lemah dari posisi tertinggi 5 pekan pada perdagangan sesi Asia hari Senin (01/07), yang dipicu oleh berita campuran dari Irak dan Turki. Perdagangan sebelumnya menguat cukup tinggi dikarenakan sentimen positif pasar merespon pertemuan Presiden Trump dan Xi Jinping di Jepang akhir pekan lalu.

Tekanan harga juga terjadi pada minyak mentah  berjangka Amerika, harga minyak West Texas Intermediate AS yang sempat mendaki ke posisi tertinggi 5 pekan terbaru pada posisi  $60,02, kini turun kembali ke posisi menjadi $59,52 per barel.

Untuk harga minyak mentah berjangka Brent atau acuan minyak global terpantau turun $0,69 atau 1,02% dari perdagangan sebelumnya  menjadi $65,89 per barel setelah dibuka pada posisi $65,90.

Harga minyak merosot merespon berita dari pernyataan Menteri Perminyakan Irak bahwa terlalu dini untuk mengatakan tentang perpanjangan kesepakatan produksi negara-negara OPEC dan sekutunya. Kemudian berita lainnya tentang  pernyataan Presiden Turki Erdogan bahwa Presiden AS Donald Trump mendukung keputusannya untuk mengimpor senjata S-400 Rusia.

Perdagangan sebelumnya harga sangat optimis setelah berita Presiden AS dan Cina akhirnya menyepakati gencatan senjata perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia dengan pembicaraan lebih lanjut untuk memulai kembali pada tanggal 02 Juli. AS berjanji untuk menahan diri dari tarif tambahan di China dan memberikan beberapa kelonggaran bagi Huawei sementara China menawarkan lebih banyak impor pertanian ke  AS

Untuk perdagangan selanjutnya pergerakan harga minyak akan dipengaruhi oleh keraguan seputar perpanjangan pemangkasan produksi dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutu utamanya, ditambah dengan meredanya ketegangan geopolitik dunia.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here